Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Serap Aspirasi di Kecamatan Jangkang, Alfonsus Masgio Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026
    4 jam lalu
    Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
    4 jam lalu
    PNS Tugas Belajar Wajib Tahu! BKPSDM Gelar Evaluasi Masa Studi yang Segera Berakhir
    4 jam lalu
    Antisipasi Musim Kemarau, Bhabinkamtibmas Sekayam Gencarkan Larangan Bakar Lahan
    3 hari lalu
    Kejagung Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar ke Eks Anggota DPR RI dalam Kasus Bauksit Kalbar
    4 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Situasi Kemanusiaan Memburuk, Korban Kelaparan di Gaza Terus Bertambah
Internasional

Situasi Kemanusiaan Memburuk, Korban Kelaparan di Gaza Terus Bertambah

VIVM
Diperbarui: 11/08/2025 21:32
VIVM
11 bulan lalu
Bagikan

Gaza, 10 Agustus 2025 — Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk. Dalam beberapa minggu terakhir, ratusan warga dilaporkan meninggal akibat kelaparan, termasuk puluhan anak-anak. Badan-badan PBB memperingatkan bahwa risiko kelaparan massal di wilayah tersebut kini berada pada level yang mengkhawatirkan.

Konten
Mengapa Ini Terjadi Sekarang?Dampak Terhadap Anak dan KeluargaSuara dari LapanganPermintaan Mendesak dari Komunitas InternasionalData & Sumber Utama (pilihan)

Di banyak laporan terbaru, angka korban yang disebutkan berbeda-beda — namun gambarnya memilukan dan seragam: puluhan hingga ratusan kematian akibat kelaparan atau malnutrisi akut tercatat dalam catatan resmi dan laporan lapangan. Al Jazeera dan beberapa media internasional melaporkan puluhan anak dan total korban jiwa akibat kelaparan yang kini mendekati atau melewati angka dua ratus. Sementara Kementerian Kesehatan Gaza mencatat ratusan kematian terkait malnutrisi dalam periode terdekat.Kelaparan di GAza

Peringatan PBB sangat tegas. Badan-badan kemanusiaan — termasuk UNICEF, WFP dan OCHA — menyatakan indikator makanan dan nutrisi di Gaza telah melewati ambang batas yang mengindikasikan risiko kelaparan skala besar. Laporan terpadu (IPC Alert) menunjukkan lebih dari sepertiga penduduk menghadapi hari-hari tanpa makan yang cukup, dan ribuan balita dilaporkan menderita malnutrisi akut yang mengancam nyawa.

Tragedi ini bukan sekadar statistik. Liputan di lapangan mencatat momen-momen memilukan — seperti insiden sebuah paket bantuan yang dijatuhkan dari udara yang menewaskan seorang remaja ketika kotak itu menghantam kerumunan yang berebut makanan. Peristiwa-peristiwa seperti itu menegaskan lunturnya akses aman bagi warga sipil ke pasokan pangan dasar.

Organisasi kemanusiaan internasional mengecam kondisi yang mengarah pada bencana kemanusiaan: Save the Children menyatakan ratusan anak telah meninggal karena kelaparan dan menyerukan respons global yang mendesak; WHO dan badan kesehatan lain memperingatkan lonjakan kasus malnutrisi akut pada balita yang bisa menyebabkan kematian jika tidak ada intervensi cepat.

Baca juga

Yohanes Ontot, Hadir Di Panen Raya Jagung : Bentuk Menurunkan Inflasi Di masyarakat 
Paolus Hadi : Flobamora mengukir sejarah untuk Kabupaten Sanggau
Nahkodai Kadin Sanggau Timotius Yance Ungkapkan ini..!!

Mengapa Ini Terjadi Sekarang?

Beberapa faktor bergabung:

- Advertisement -
  • Gangguan distribusi bantuan — akses logistik dan keamanan untuk memasukkan makanan dan obat-obatan ke wilayah yang paling terdampak terhambat. UNRWA dan organisasi lain melaporkan masalah besar dalam pendistribusian bantuan yang aman dan merata.

  • Kondisi konflik yang berkepanjangan — gelombang serangan dan pembatasan pergerakan membuat sumber daya lokal hancur dan inflasi pangan melonjak. Laporan internasional menunjukkan intensifikasi operasi militer baru yang memperburuk akses warga terhadap makanan.

  • Indikator pangan pada ambang kelaparan — data IPC/WFP/UNICEF memperlihatkan turunnya konsumsi pangan secara drastis sehingga kriteria kelaparan kini mengancam bagian populasi.

Dampak Terhadap Anak dan Keluarga

Anak-anak menjadi korban paling rentan. Laporan WHO dan Al Jazeera memperingatkan ribuan balita mengalami malnutrisi akut—kondisi yang, jika tidak ditangani dalam hitungan hari atau minggu, berujung pada kematian. Save the Children menegaskan bahwa lebih dari 100 anak telah meninggal karena kelaparan dalam periode terakhir, sebuah “tragedi yang tak seharusnya terjadi di era kemanusiaan modern.

Suara dari Lapangan

Seorang relawan bantuan menggambarkan pemandangan yang “seperti film apokaliptik”: orang tua yang tak lagi mampu memberi makan anaknya, antrian panjang untuk bungkus roti, dan rumah sakit yang kewalahan merawat pasien malnutrisi. Keluarga yang kehilangan anggota menguburkan orang tercinta tanpa prosesi layak karena sumber daya sangat terbatas. (Laporan lapangan media internasional).

Permintaan Mendesak dari Komunitas Internasional

Badan kemanusiaan dan sejumlah pemerintahan serta parlemen Eropa menyerukan:

  1. Akses bantuan yang aman dan tanpa hambatan ke seluruh wilayah Gaza.

  2. Perlindungan terhadap warga sipil dan jaminan koridor kemanusiaan.

  3. Respons donor cepat untuk menyediakan pangan, obat, dan suplai medis—termasuk dukungan untuk fasilitas perawatan anak.


Data & Sumber Utama (pilihan)

  • Al Jazeera — “Palestinian boy killed in Gaza aid drop as starvation toll rises to 217”.

  • UN (WFP / UNICEF / OCHA) — IPC Alert dan peringatan kelaparan.

  • The Guardian — laporan lapangan dan ringkasan ancaman kelaparan serta angka kematian anak.

  • Save the Children — pernyataan tentang ratusan kematian anak akibat kelaparan.

  • Reuters / Washington Post — konteks eskalasi militer dan dampaknya pada akses bantuan.

TAG:kelaparan atau malnutrisi di GazaKelaparan di Gaza
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026
Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
Kejagung Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar ke Eks Anggota DPR RI dalam Kasus Bauksit Kalbar
Kebakaran di Gg Bhakti Sanggau, Satu Rumah Hangus Dipicu Korek Api
Polsek Sekayam Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga Balai Karangan

Berita Menarik Lainnya

Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
4 jam lalu
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
2 bulan lalu
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
2 bulan lalu
Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
8 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar