Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    18 jam lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    18 jam lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    22 jam lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    23 jam lalu
    Butuh Dana Rp 2 Miliar, Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim Sanggau Dikerjakan Bertahap
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ekonomi > Transformasi Ekonomi RI: Mengenal Lebih Dekat Program 8+4+5 ala Prabowo
Ekonomi

Transformasi Ekonomi RI: Mengenal Lebih Dekat Program 8+4+5 ala Prabowo

VIVM
Diperbarui: 15/09/2025 17:45
VIVM
4 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 15 September 2025 — Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Paket Ekonomi “8+4+5” sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan menjaga daya beli rakyat. Paketan ini diumumkan seusai Rapat Terbatas di Istana Negara dengan dipimpin langsung oleh Presiden dan dipaparkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 16,23 triliun.

Konten
Rincian Program & ManfaatnyaDampak & Target yang DiharapkanTantangan & Catatan PentingKesimpulan

Paket ini terdiri dari:

  • 8 program akselerasi yang akan jalan segera pada tahun 2025

  • 4 program yang dilanjutkan (sambung) ke tahun 2026

  • 5 program yang menjadi andalan pemerintah untuk penyerapan tenaga kerja


Rincian Program & Manfaatnya

Berikut daftar lengkap program + apa yang ditargetkan:

Kategori Program Utama Sasaran / Target Anggaran & Waktu Pelaksanaan
8 Program Akselerasi (2025) 1. Magang untuk lulusan perguruan tinggi (fresh graduate ≤ 1 tahun) 20.000 peserta, uang saku setara UMP sekitar Rp 3,3 juta/bulan selama 6 bulan Rp 198 miliar alokasi untuk 2025
2. Perluasan PPh Pasal 21 DTP untuk pekerja sektor pariwisata, hotel, restoran & kafe Sasaran 552 ribu pekerja
3. Bantuan pangan periode Oktober–November 2025 (beras 10 kg/bulan) Untuk jutaan keluarga, evaluasi Desember jika anggaran cukup Rp 7 triliun alokasi awal
4. Diskon iuran JKK & JKM untuk pekerja informal (ojol, kurir, logistik, sopir) sebesar 50% selama 6 bulan Sasar 731.361 orang
5. Manfaat Layanan Tambahan Perumahan melalui BPJS Ketenagakerjaan Relaksasi suku bunga KPR / KPA, BI Rate +3% untuk unit tertentu Target 1.050 unit rumah dan fasilitas relaksasi lain
6. Program padat karya tunai (“cash for work”) oleh KemenPU & KemenHub Menyerap lebih dari 600 ribu pekerja selama Sept-Des 2025
7. Deregulasi & percepatan implementasi PP28/2025 dan integrasi Online Single Submission (OSS) Untuk mempermudah perizinan, regulasi bagi usaha dan proyek kecil menengah
8. Program Perkotaan / Pilot Project di DKI Jakarta: perbaikan permukiman & platform pemasaran & gigs UMKM Fokus kota besar, wadah ekonomi kreatif & UMKM lokal
4 Program Lanjutan (2026) – Perpanjangan PPh Final 0,5% bagi UMKM & penyesuaian penerima manfaat 0,5% – Perpanjangan PPh Pasal 21 DTP sektor pariwisata Direncanakan berjalan ke APBN 2026
– PPh 21 DTP untuk pekerja industri padat karya – Diskon iuran JKK & JKM untuk penerima Bukan Penerima Upah (BPU)
5 Program Penyerapan Tenaga Kerja & Andalan 1. Koperasi Desa Merah Putih Program desa/koperasi skala lokal untuk menyerap tenaga kerja lokal
2. Kampung Nelayan Merah Putih Fokus desa nelayan, pengembangan infrastruktur dan modernisasi kapal
3. Revitalisasi Tambak Pantura Potensi besar menyerap tenaga kerja lokal, pengembangan perikanan tambak di Pantai Utara Jawa
4. Modernisasi kapal nelayan Upgrade kapal & teknologi untuk nelayan kecil menengah
5. Perkebunan rakyat Penanaman kembali lahan komoditas seperti kopi, tebu, serta dukungan input & pasar untuk petani rakyat

Dampak & Target yang Diharapkan

  • Penyerapan tenaga kerja: Paket ini diproyeksikan menyerap ratusan ribu hingga jutaan tenaga kerja melalui program padat karya, magang, UMKM, dan sektor perikanan.

  • Peningkatan daya beli masyarakat: Bantuan pangan, magang dengan upah UMP, dan subsidi sosial diharapkan membantu keluarga dengan penghasilan rendah agar tidak terdampak inflasi & kenaikan harga kebutuhan pokok.

  • Deregulasi & iklim usaha: Percepatan perizinan, integrasi OSS, dan deregulasi ruang usaha diharapkan mempercepat investasi dan menumbuhkan UMKM serta usaha lokal.


Tantangan & Catatan Penting

  • Ketersediaan anggaran & alokasi yang tepat perlu dijaga agar manfaat tidak hanya di kota besar, tetapi juga ke daerah.

  • Efektivitas program tergantung pada implementasi lokal (distribusi bantuan, pengawasan & transparansi).

  • Dampak jangka panjang: Program yang “diteruskan ke 2026” harus disertai perencanaan keuangan yang matang dalam APBN agar tidak terjadi defisit atau beban fiskal berlebih.

  • Penyerapan tenaga kerja harus seimbang antara kualitas dan kuantitas: jangan hanya menyerap banyak pekerja namun dengan kondisi kerja tidak layak atau upah rendah.


Kesimpulan

Paket Ekonomi “8+4+5” yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo dengan dukungan penuh pemerintah dan kementerian terkait merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi rakyat, menjaga daya beli, dan membuka lebih banyak lapangan kerja. Dengan anggaran lebih dari Rp 16 triliun, program ini menandai prioritas pemerintah dalam mendukung sektor riil, UMKM, serta pekerja informal dan pariwisata.

Bagi masyarakat umum: jika Anda fresh graduate, pekerja pariwisata, atau pekerja informal (ojol/sopir/logistik), ada banyak peluang paket ini yang langsung relevan untuk Anda. Penting untuk memahami syarat, jadwal, dan prosedur agar manfaatnya bisa dirasakan.

Baca juga

Kanwil DJP Kalbar Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Ke Kejari Sanggau
Mengejutkan, 8 Entitas Investasi dan 85 Pinjol Tanpa Izin ditemukan oleh Satgas Waspada Investasi di Tahun 2023
Pantauan Harga SP2KP Sanggau: Minyak Goreng Kemasan Merangkak Naik, Harga Daging dan Beras Stabil
TAG:Paket EkonomiProgram 8+4+5
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dukung Kebijakan Pemerintah, Warga Meliau Distribusikan BBM ke Pedalaman
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau

Berita Menarik Lainnya

Ahli Waris Wajib Tahu! Panduan Lengkap Pajak Warisan, Tarif, dan Trik Legal Agar Bebas Bayar
4 bulan lalu
Reshuffle Bikin Panik: Investor Kabur, Rupiah & Saham RI Jatuh Bebas
4 bulan lalu
Kuliner Legendaris di Sanggau: Warung Nasi Aliang Tetap Memikat Pencinta Non-Halal
4 bulan lalu
OPINI: Menimbang Ulang Untung dan Buntung dari Kebijakan Tambang
5 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar