Pontianak, Halokalbar.com – Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Barat mengambil langkah proaktif dalam menjaga integritas informasi di ruang digital.
SMSI Kalbar menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Memperkuat Literasi Digital dan Etika Jurnalistik: Strategi Menangkal Hoaks dan Akun Media Sosial Ilegal” di Hotel NEO, Kamis 5 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk merespons tantangan media siber yang semakin kompleks, terutama terkait maraknya penyebaran informasi palsu dan keberadaan akun media sosial yang tidak terverifikasi.
Forum diskusi ini menghadirkan perspektif dari berbagai sudut pandang ahli, di antaranya, Kombes Pol Burhanuddin, S.i.K (Direskrimsus Polda Kalbar), Mochamad Ferri Sutrisna, S.Kom (Diskominfo Kalbar), Reinardo Sinaga/Edho Sinaga (Ketua Hoaks Crisis Center Kalbar)
Diskusi yang berlangsung dinamis tersebut dipandu oleh moderator Rosadi Jamani, yang juga menjabat sebagai Ketua Satupena Kalbar.
Komitmen Media Siber Profesional
Ketua SMSI Kalbar, Muhammad Khusyairi, menegaskan bahwa agenda yang dihadiri sekitar 80 peserta dari unsur organisasi pers, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga ormas ini merupakan bentuk tanggung jawab moral SMSI.
“Melalui FGD ini, kami ingin mendorong peningkatan literasi digital dan penegakan etika jurnalistik sebagai langkah konkret dalam menangkal hoaks serta keberadaan akun media sosial ilegal yang semakin marak,” ujar Khusyairi yang didampingi Sekretaris SMSI Kalbar, Ahmad Madani dan Deni Ramdani.
Pria asal Tayan ini juga menambahkan bahwa kolaborasi antara insan pers, aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya di Kalimantan Barat.
Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta FGD melakukan pembacaan Pernyataan Sikap Bersama. Aksi ini merupakan simbol komitmen kolektif untuk menolak segala bentuk hoaks dan mendukung penyebaran informasi yang akurat serta bertanggung jawab demi keamanan ruang digital nasional.(***)
SMSI Kalbar Gelar FGD Literasi Digital, Perkuat Sinergi Lawan Hoaks dan Akun Ilegal Jelang HPN 2026
Bagikan
