Sanggau,Halokalbar.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sanggau mengambil langkah progresif untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Mulai tanggal 27 hingga 30 April 2026, Bapenda melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Magang Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) di wilayah strategis Kecamatan Tayan Hilir, mulai dari Simpang Ampar hingga Rumah Makan Pondok Laet.
Kegiatan ini menyasar sektor usaha potensial seperti hotel, restoran, rumah makan, hingga warung kopi (warkop) guna memastikan optimalisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam arahannya, Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan Bapenda Kabupaten Sanggau, Konstantinus, SH., MH., menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam membangun daerah.
Ia mengutip pesan mendalam dari Presiden Amerika Serikat ke-35 untuk memotivasi para pelaku usaha dan masyarakat.
“Mengingat pesan John F. Kennedy dalam pidatonya tanggal 20 Januari 1961 yang sangat relevan hingga saat ini: ‘Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu’. Semangat inilah yang ingin kita bawa, bahwa pajak yang disetorkan adalah bentuk bakti nyata kita untuk pembangunan Kabupaten Sanggau,” ujar Konstantinus.
Konstantinus menjelaskan bahwa saat ini daerah dituntut untuk lebih kreatif dan giat menggali potensi lokal seiring dengan berkurangnya Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kemandirian fiskal bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Sanggau tetap berjalan optimal.
“Dengan berkurangnya TKD, kita harus lebih mandiri. Pengawasan dan magang pajak ini bukan sekadar mengecek angka, tapi memastikan bahwa setiap potensi yang ada benar-benar terdata untuk kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.
Metode “Magang Pajak” yang diterapkan memungkinkan petugas Bapenda untuk memantau langsung aktivitas transaksi di lapangan selama periode tertentu. Hal ini bertujuan untuk menciptakan transparansi antara pelaku usaha sebagai wajib pajak dengan pemerintah daerah.
Melalui pengawasan di sepanjang jalur Simpang Ampar hingga wilayah Pondok Laet, Bapenda berharap dapat meminimalisir kebocoran pajak dan mengedukasi pelaku usaha mengenai tata cara pelaporan pajak yang akurat.
Dengan partisipasi aktif para pelaku usaha, Kabupaten Sanggau diharapkan mampu berdiri tegak dengan kekuatan ekonominya sendiri, demi kesejahteraan seluruh masyarakatnya.(***)
Gali Potensi PAD, Bapenda Sanggau Pantau Langsung Transaksi di Rumah Makan dan Hotel
Bagikan
