Pontianak,Kalimantan Barat – Halokalbar.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) BPBD se-Kalimantan Barat Semester I Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh BPBD Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (5–6 Agustus 2026), dipusatkan di Ruang Rapat PUSDALOPS PB dan Ruang Rapat TRC BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adi Sucipto, Pontianak.
Rakor ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, merumuskan kebijakan, serta menyelaraskan program kerja penanggulangan bencana antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Kalbar untuk periode tahun 2026 hingga 2027.
Dalam agenda tersebut, jajaran BPBD Kabupaten Sanggau hadir bersama Kepala Pelaksana, Sekretaris Badan, serta para Pejabat Administrator (Kepala Bidang) secara bertahap sesuai dengan pembagian sesi yang telah dijadwalkan oleh panitia provinsi.
Pada hari pertama, Rabu (5/8/2026), agenda diawali dengan paparan dan pengarahan langsung dari Plt. Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Supriyono, S.STP., M.Si, yang diikuti oleh para Kepala Pelaksana BPBD se-Kalbar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan kebijakan kesekretariatan serta strategi di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan.
Memasuki hari kedua, Kamis (6/8/2026), pembahasan difokuskan pada penguatan kebijakan teknis di bidang Kedaruratan dan Logistik, serta bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Pada sesi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD kabupaten/kota juga berkoordinasi terkait penyusunan dokumen strategis, seperti Dokumen Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) serta Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Kehadiran BPBD Kabupaten Sanggau dalam forum koordinasi tingkat provinsi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah, mempercepat respon penanganan darurat, serta memantapkan perencanaan pemulihan pascabencana di wilayah Kabupaten Sanggau.(***)
Rilis : Humas BPBD Sanggau




