Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Wanita di Sekayam Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Benturan Kepala Pasca Kecelakaan
    17 jam lalu
    Bupati Sanggau Soroti Pengelolaan Aset yang Belum Maksimal dalam Nota LKPj 2025
    14 jam lalu
    Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
    2 hari lalu
    Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
    2 hari lalu
    10 Ruko di Sosok Sanggau Ludes Terbakar, Pemkab Sanggau  Salurkan Bantuan Darurat
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Merah Putih: One for All – Dari Animasi ke Isu Persatuan dan Politik Nasional
Nasional

Merah Putih: One for All – Dari Animasi ke Isu Persatuan dan Politik Nasional

VIVM
Diperbarui: 15/08/2025 23:17
VIVM
7 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 15 Agustus 2025 — Film animasi Merah Putih: One for All resmi dirilis pada 14 Agustus dan langsung mencuri perhatian. Sayangnya, bukan karena kualitas luar biasa, melainkan oleh deretan kritik pedas dari penonton maupun media tentang animasi yang disebut seperti slide PPT, penyutradaraan terburu-buru, serta penggunaan aset murah dari platform internasional. Berikut liputannya.

Konten
Kontroversi Kualitas Animasi dan TeknisKritik Pedas Media dan PenontonRingkasan Kritikan dan Respons

Kontroversi Kualitas Animasi dan Teknis

  • “Transisi kayak slide PPT”
    Seorang penonton menyindir kualitas visual film ini karena transisi antar adegan yang terasa kasar dan tidak halus, layaknya presentasi PowerPoint.

  • Penggunaan aset murah dari luar negeri terdokumentasi secara kritis.
    Netizen menduga banyak aset grafis dibeli dari platform seperti Daz3D atau Reallusion Content Store—dengan harga di kisaran puluhan hingga ratusan ribu rupiah per karakter. Padahal, biaya produksi disebut mencapai sekitar Rp 6,7 miliar.

  • Grafis dianggap “seadanya” untuk bioskop, bahkan trailer saja sudah bikin netizen sakit mata. Banyak komentar menyebut film ini tampak belum “siap tayang”.

Kritik Pedas Media dan Penonton

  • CNN Indonesia memberikan rating 1,0 dengan ulasan bahwa film ini “jelas tidak mencapai standar minimal film ‘bagus’ dalam bayangan saya.”

  • IDN Times mengulas teknis yang lemah—dialek suara karakter yang kaku, dialog monoton, continuity yang patah-patah, serta punch line yang “gagal lucu” karena lebih membuat penonton terbahak atas keanehan layar daripada tertawa bersama. Bahkan ruangan bioskop sepi penonton.

  • IMDB dan Letterboxd mencatat beragam komentar pedas seperti:

    “The film is terrible. The animation, sound, plot, and the controversy surrounding it are all utterly dreadful, like garbage.”
    “Satu dari nilai paling rendah film Indonesia—1/10.”

  • Sebaliknya, ada juga sudut pandang yang lebih optimistis: seorang pengguna Letterboxd memberi nuansa haru, menyebut film ini berupaya menanamkan semangat kebangsaan lewat petualangan anak-anak dari berbagai daerah Indonesia.


Ringkasan Kritikan dan Respons

Aspek Detail Kritik
Animasi & Grafik Transisi kasar, efek suara mengganggu, visual dianggap “amatir”, aset stok asing.
Dialog & Suara Kaku, tidak ekspresif, sering overlap dengan latar, membuat bingung.
Alur & Produksi Durasi pendek tapi terasa padat dan terkesan dipaksakan selesai cepat.
Respon Netizen Banyak yang tertawa sinis atau merasa mati rasa karena penampilan film.
Media & Kritikus Rating rendah, disebut tidak memenuhi standar film nasional.
Poin Plus Tema persatuan anak bangsa dinilai bermakna oleh beberapa penonton.

Merah Putih: One for All menjanjikan narasi heroik tentang persatuan dan kebangsaan, namun realisasinya terbentur dengan keterbatasan visual dan teknis. Meskipun difinansial besar, hasilnya tak setara—menimbulkan pertanyaan: apakah film ini lebih tepat disebut propaganda setengah jadi atau sekadar “uji kekuatan mata penonton”? Semoga hal ini menjadi pembelajaran bagi proyek animasi nasional berikutnya.

TAG:Kontroversi Film Merah PutihMerah Putih : All for one
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk1
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
KPBDNM Tampil Memukau di Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Sanggau 2026
Hadiri RAT CU Kusapa TB 2025, Paolus Hadi Dorong Anggota Melek Digital Lewat Aplikasi
Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI: Soroti Kedaulatan Digital hingga Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo
Sukses Gelar Festival Cap Go Meh 2026, Polres Sanggau Apresiasi Sinergi Masyarakat

Berita Menarik Lainnya

Gandeng PPATK, Bareskrim Telusuri Aliran Dana Rp25,8 Triliun Terkait Penampungan Emas Ilegal
1 bulan lalu
Dukung Asta Cita, Pertamina Beberkan Strategi Swasembada Energi dan Penguatan Ekonomi Desa di DPR
1 bulan lalu
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
2 bulan lalu
Butuh Dana Dana Tunai ??? Ini Solusinya !!!!
2 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar