Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Makanan, Pemuda Asal Balai Karangan Diciduk Polisi
    23 jam lalu
    Paolus Hadi Serap Aspirasi Pengurus DAD Kapuas, Dorong Percepatan UU Masyarakat Adat
    1 minggu lalu
    Simbol Kerukunan, Lintas Sektoral Jangkang Berkumpul di Halal Bihalal Paguyuban Bhineka Tunggal Ika
    1 minggu lalu
    Wanita di Sekayam Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Benturan Kepala Pasca Kecelakaan
    2 minggu lalu
    Bupati Sanggau Soroti Pengelolaan Aset yang Belum Maksimal dalam Nota LKPj 2025
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Jaringan Terorganisir di Balik Tambang Emas Ilegal : Siapa Dalang Suplai BBM, Merkuri, dan Logistik Lainnya?
Nasional

Jaringan Terorganisir di Balik Tambang Emas Ilegal : Siapa Dalang Suplai BBM, Merkuri, dan Logistik Lainnya?

kornelis
Diperbarui: 03/02/2026 17:35
kornelis
2 bulan lalu
Bagikan
Foto : Ilustrasi AI


Haloklbar.com – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kalbar terus menjadi sorotan utama. Meskipun aparat sering melakukan penertiban, kegiatan ini seolah tidak ada habisnya.

Masalahnya bukan hanya pada penambang di lapangan, melainkan pada sebuah jaringan terorganisir yang memfasilitasi seluruh operasional mereka.

Dari hasil investigasi  terungkap bahwa ada pemodal besar yang disebut cukong di balik aktivitas PETI. Para cukong ini tidak turun langsung ke lokasi tambang. Sebaliknya, mereka mengendalikan semua dari balik layar melalui jaringan yang rapi dan terstruktur.

BBM (Bahan Bakar Minyak): Untuk menggerakkan mesin-mesin tambang, diperlukan bahan bakar dalam jumlah besar. Cukong-cukong ini tidak membeli BBM dari SPBU resmi. Mereka diduga bekerja sama dengan penyalur ilegal yang menyelewengkan BBM bersubsidi.

BBM ini kemudian didistribusikan ke lokasi tambang melalui jalur-jalur tikus menggunakan armada khusus, seringkali tanpa pengawasan.

Merkuri (Raksa): Merkuri adalah bahan kimia berbahaya yang vital untuk proses pemisahan emas. Dalang suplai merkuri ini diduga memiliki jaringan yang lebih luas, bahkan melibatkan penyelundupan dari luar negeri.

Merkuri ilegal ini masuk melalui pintu-pintu rahasia dan disalurkan ke para penambang dengan harga tinggi oleh distributor yang bekerja untuk para cukong.

Logistik Lainnya: Selain BBM dan merkuri, para cukong juga bertanggung jawab untuk menyediakan logistik lain seperti peralatan berat, makanan, dan kebutuhan sehari-hari para penambang.

Sistem ini membuat penambang di lapangan sangat bergantung pada mereka, sehingga sulit untuk keluar dari lingkaran PETI.

Laporan juga mengindikasikan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat atau pejabat yang memberikan perlindungan atau mempermudah jalan bagi para cukong. Keterlibatan ini menjadi salah satu alasan utama mengapa PETI sulit diberantas.

Baca juga

Bea Cukai Entikong Ungkap Peredaran Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Ratusan Juta
Reshuffle Panas! Dari Menkeu hingga Menteri Haji, Inilah 6 Nama Baru Kabinet Merah Putih
Proses Pemekaran Tuntas! Kapuas Selatan Akan Jadi Kecamatan Baru di Sanggau Tahun 2026

Jaringan yang terorganisir ini membuat penegak hukum kesulitan untuk menembus dan menangkap dalang utamanya.

Penertiban yang hanya menyasar para penambang di lapangan tidak akan menyelesaikan masalah.

- Advertisement -

Selama rantai pasok logistik ilegal ini tidak terputus dan para cukong tidak ditindak tegas, aktivitas PETI akan terus berlanjut.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan aparat untuk menjaga kelestarian Sungai dan hutan  dan kesejahteraan masyarakat sekitar.(***)

TAG:#Kalbar #TambangEmasIlegal #PETI #DADSanggau #SungaiS #LingkunganHidup #Haloklbar #Berita #HutanAdat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
Hadiri RAT CU Kusapa TB 2025, Paolus Hadi Dorong Anggota Melek Digital Lewat Aplikasi
Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
Mengenal Yuliana Ernawati, Sosok Camat Perempuan Pertama yang Dilantik Bupati Sanggau
Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI: Soroti Kedaulatan Digital hingga Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo

Berita Menarik Lainnya

PLN Indonesia Power UBP Sanggau Salurkan 100 Seng untuk Gereja GAPPIN Bethesda
1 minggu lalu
Buka Musrenbang Sanggau, Wagub Krisantus Tegaskan Pembangunan Harus ‘Bottom-Up’ dan Pro-Rakyat
4 minggu lalu
Gandeng PPATK, Bareskrim Telusuri Aliran Dana Rp25,8 Triliun Terkait Penampungan Emas Ilegal
1 bulan lalu
Stop PETI! DAD, PDKS, dan AMAN Sanggau Bersatu Desak Penghentian Tambang Ilegal
1 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar