Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jembatan Kelampai Parindu Terancam Putus, Anggota DPRD Sanggau Wendy Krisandy Desak Penanganan Cepat
    2 hari lalu
    Musim Kemarau Tiba, BPBD Sanggau Ajak Masyarakat Kolaborasi Cegah Karhutla Sejak Dini
    2 hari lalu
    Pansel Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Rekam Jejak JPTP Sanggau 2026, Ini Daftar Nama Pelamar yang Lulus
    3 hari lalu
    Disbunnak Sanggau Fasilitasi Pelatihan Biosekuritas Peternak Program CABI di Entikong
    3 hari lalu
    Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau, Ambius Anton
    Vaksin Rabies dan ASF Kosong di Sanggau, Hanya Vaksin Ayam yang Aman
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Gaji Utuh Tanpa Pajak: Siapa Saja yang Berhak Nikmati Diskon PPh 21?
Nasional

Gaji Utuh Tanpa Pajak: Siapa Saja yang Berhak Nikmati Diskon PPh 21?

VIVM
Diperbarui: 15/09/2025 18:05
VIVM
11 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 15 September 2025 — Pemerintah Indonesia memperluas dan memperpanjang insentif pajak penghasilan PPh Pasal 21 DTP sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi tahun 2025. Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban pajak pekerja di sektor padat karya dan pariwisata (horeka), menjaga daya beli masyarakat, dan memperkuat stabilitas ekonomi nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut insentif ini 100% ditanggung pemerintah, dengan target penerima yang makin luas.

Konten
Siapa yang Jadi Target dan BesarannyaTujuan Pemerintah Mengeluarkan Kebijakan IniBagaimana Mekanisme & Syaratnya

Siapa yang Jadi Target dan Besarannya

Pihak Yang Mendapat Syarat Utama Besaran / Isi Insentif
Pekerja tetap / tidak tetap di industri padat karya Gaji bruto tambahan tetap & teratur ≤ Rp 10 juta per bulan; NPWP atau NIK terintegrasi; pemberi kerja masuk KLU yang tercakup seperti alas kaki, tekstil & pakaian jadi, furnitur, dan barang dari kulit. PPh 21 atas seluruh penghasilan bruto ditanggung pemerintah ⇒ pekerja menerima gaji tanpa potongan PPh 21.
Pekerja di sektor hotel / restoran / kafe (horeka) Masih dalam proses regulasi dan rencana perluasan; syarat penghasilan sama ≤ Rp 10 juta; pekerja tetap/tidak tetap. Insentif 100% ditanggung pemerintah juga jika memenuhi syarat; besaran pajak yang dihemat tergantung penghasilan dan tarif pemotongan PPh 21.

Tujuan Pemerintah Mengeluarkan Kebijakan Ini

  1. Menjaga daya beli masyarakat, terutama pekerja bergaji menengah ke bawah agar penghasilan bersih tidak terlalu tergerus oleh pajak.

  2. Mendorong pemulihan ekonomi, melalui stimulus fiskal yang langsung menyasar konsumsi rakyat dan sektor-sektor yang menyerap banyak tenaga kerja.

  3. Meringankan beban industri padat karya dan pariwisata, yang terkena dampak global dan inflasi, agar bisa tetap produktif, mempertahankan tenaga kerja, dan ikut dalam paket stimulus ekonomi pemerintah.

  4. Perluasan cakupan industri, bukan hanya padat karya, tetapi kini termasuk horeka, dalam rangka menyambut musim libur panjang / momen tingginya permintaan pariwisata.


Bagaimana Mekanisme & Syaratnya

  • Berdasarkan PMK No. 10 Tahun 2025 tentang PPh Pasal 21 atas Penghasilan Tertentu yang Ditanggung Pemerintah.

  • Pemberi kerja harus termasuk dalam klasifikasi industri yang tercantum (KLU) di PMK tersebut.

  • Pegawai harus memiliki NPWP atau NIK yang terintegrasi dan tidak menerima insentif PPh 21 DTP lainnya.

  • Pegawai tetap teratur atau pegawai tidak tetap dengan penghasilan harian/borongan ≤ Rp 500.000 atau penghasilan bulanan ≤ Rp 10 juta.

  • Insentif berlaku untuk masa pajak Januari-Desember 2025 untuk sektor padat karya; dan akan diperluas ke sektor horeka serta dilanjutkan ke 2026 untuk beberapa kelompok.


  • Banyak pekerja menyambut baik kebijakan ini. Potongan pajak yang dihapus membuat gaji bersih mereka naik, yang langsung terasa di dompet. Beberapa media melaporkan bonus tambahan atau “uang bonus kecil” sekitar Rp 400 ribu di sektor horeka sebagai efek langsung dari insentif ini.

  • Di kalangan pengusaha, terutama usaha kecil menengah di sektor padat karya & pariwisata, kebijakan ini dianggap membantu mengurangi beban biaya tenaga kerja dan memungkinkan mereka untuk tetap beroperasi lebih lancar.

  • Ada pula kritik: beberapa pihak menilai bahwa syarat-syaratnya belum merata ke seluruh Indonesia, bahwa banyak pekerja yang belum memiliki NPWP/NIK terintegrasi, atau perusahaan yang belum ber-KLU sesuai lampiran, sehingga tidak semua pekerja diharapkan bisa menikmati.

  • Juga ada kekhawatiran anggaran pemerintah dan akuntabilitas pelaporan insentif agar tidak disalahgunakan.


Diskon / insentif PPh Pasal 21 yang ditanggung pemerintah (DTP) adalah langkah strategis yang menjanjikan — pekerja di sektor padat karya dan kini dipersiapkan juga sektor pariwisata/horeka bisa menerima gaji penuh tanpa potongan pajak selama memenuhi syarat. Bagi yang bergaji ≤ Rp 10 juta per bulan atau penghasilan harian ≤ Rp 500.000, bila bekerja di industri yang tercantum dan dengan NPWP/NIK terintegrasi, kebijakan ini berarti tambahan penghasilan bersih langsung.

Jika Anda adalah pekerja dengan kondisi demikian, ada baiknya cek pemberi kerja dan status industri apakah sudah memenuhi klasifikasi, serta pastikan dokumen identitas/NPWP/NIK Anda lengkap. Kebijakan ini diharapkan bisa mengangkat beban banyak pekerja—apalagi menjelang akhir tahun.

TAG:Diskon PekerjaDiskon PPh 21PPh Pasal 21 DTP
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Warga Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Penadah Emas Ilegal di Nanga Serawai
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Berita Menarik Lainnya

Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
2 bulan lalu
KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
3 bulan lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
3 bulan lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
3 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar