Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Wanita di Sekayam Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Benturan Kepala Pasca Kecelakaan
    17 jam lalu
    Bupati Sanggau Soroti Pengelolaan Aset yang Belum Maksimal dalam Nota LKPj 2025
    14 jam lalu
    Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
    2 hari lalu
    Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
    2 hari lalu
    10 Ruko di Sosok Sanggau Ludes Terbakar, Pemkab Sanggau  Salurkan Bantuan Darurat
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Budaya > Seminar Nasional Kemen Dikbudristek : Melestarikan Cagar Budaya Salah Satu Elemen Penting.
Budaya

Seminar Nasional Kemen Dikbudristek : Melestarikan Cagar Budaya Salah Satu Elemen Penting.

kornelis
Diperbarui: 13/02/2023 18:54
kornelis
3 tahun lalu
Bagikan

Jakarta,Halokalbar.com 

Direktur Jenderal Kebudayaan (Ditjenbud) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid menyampaikan bahwa Pelibatan publik dalam melestarikan cagar budaya yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia menjadi salah satu elemen penting.

Haltersebut di sampaikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan (Ditjenbud) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid saat memberikan arahan dalam seminar nasional bertajuk “Sinergi Penetapan dan Pelestarian Cagar Budaya” di Jakarta, Jumat lalu.

Imbuhnya bahwa generasi muda saat ini menganggap cagar budaya merupakan bagian dari sejarah zaman dulu sehingga diperlukan inovasi ataupun pendekatan khusus.

“Pelibatan publik terutama generasi muda menjadi kunci keberhasilan dalam pelestarian cagar budaya, yang tidak hanya memberikan hiburan namun juga menjadi sarana membawa manfaat kesejahteraan untuk masyarakat di sekitar cagar budaya,” tutur Hilmar.

Baca juga

Bupati Sanggau Soroti Pengelolaan Aset yang Belum Maksimal dalam Nota LKPj 2025
Harga CPO dan TBS Sawit Periode IV Juli 2025 Dirilis, Petani Perkebunan Kalbar Wajib Tahu
Rutan Sanggau Raih Penghargaan dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalbar 

Senada di sampaikan Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, Junus Satrio Atmojo, mengatakan bahwa cagar budaya merupakan kekayaan budaya yang diperoleh secara turun menurun, Jika berkunjung ke cagar budaya, di situlah adanya kontak batin (chemistry) serta timbul perasaan ingin merasakan hal yang terjadi di masa lalu.

- Advertisement -

“Sebagai warisan budaya masa lalu, cagar budaya menyimpan banyak informasi. “Pada prinsipnya upaya pelestarian cagar budaya dimaksudkan untuk menjaga dan mempertahankan informasi ini dengan cara mempertahankan eksistensinya,” katanya.

Direktur Utama PT. Peruri Properti, Indra Setiadjid menceritakan praktik baik revitalisasi cagar budaya pabrik percetakan dan gudang penyimpanan uang milik PT. Peruri di Kawasan Blok M Jakarta menjadi ruang kreatif masyarakat M Bloc.

“Kondisi kumuh area rumah dinas dan gudang penyimpanan PT. Peruri yang telah didirikan sejak tahun 1971 membutuhkan biaya pemeliharaan yang cukup besar, hingga pada awal tahun 2022, PT. Peruri melakukan revitalisasi area tersebut dengan konsep adaptif menjadi ruang publik kreatif terutama untuk generasi muda dan berdampak dengan meningkatnya nilai kawasan di sekitarnya,” tutur Indra.

Senada dengan itu, narasumber lainnya, Direktur Utama PT. Ruang Riang Milenial, Handoko Hendroyono, mengungkapkan bahwa kawasan Blok M setelah kehadiran M Bloc membawa kultur kreatif.

“M Bloc tidak hanya sekadar menjadi tempat menghabiskan waktu biasa, namun waktu yang berkualitas. Partisipasi publik sangat penting, saya kerap melihat anak-anak muda yang mengunjungi M Bloc mengenakan busana daerah semisal kebaya, hal itu menunjukkan mereka menghargai budaya,” ujar Handoko.

Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu, berbagi praktik baik mengenai revitalisasi cagar budaya Kota Semarang Lama. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi pemerintah pusat dan daerah sehingga 4 situs Kawasan Semarang Lama sudah mulai eksis aktivitas budayanya.

“Pasca penetapan status cagar budaya, kami telah melakukan proses revitalisasi atas Kawasan Semarang Lama yang terdiri dari situs Kampung Melayu, Kampung Kauman, Pecinan, dan Kota Lama (Oudestad). Selanjutnya, kami mengadakan berbagai aktivitas budaya yang melibatkan publik seperti peragaan busana, pameran batik langka dan sajian kuliner lewat pemanfaatan bangunan yang tidak terpakai di kawasan tersebut,” urai Hevearita.

Seminar nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan kesatuan komitmen yang sinergis bahwa pelestarian cagar budaya merupakan tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Cagar budaya merupakan wahana yang tidak hanya inklusif tapi juga seyogyanya menjadi wahana edukatif,” pungkas Direktur Pelindungan Kebudayaan, Judi Wahjudin mengakhiri seminar.

Sumber : Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Publish : Kornelis/ Halokalbar.com

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
KPBDNM Tampil Memukau di Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Sanggau 2026
Hadiri RAT CU Kusapa TB 2025, Paolus Hadi Dorong Anggota Melek Digital Lewat Aplikasi
Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI: Soroti Kedaulatan Digital hingga Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo
Sukses Gelar Festival Cap Go Meh 2026, Polres Sanggau Apresiasi Sinergi Masyarakat

Berita Menarik Lainnya

Wanita di Sekayam Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Benturan Kepala Pasca Kecelakaan
17 jam lalu
Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
2 hari lalu
10 Ruko di Sosok Sanggau Ludes Terbakar, Pemkab Sanggau  Salurkan Bantuan Darurat
3 hari lalu
Pasca-Kebakaran Pasar Sosok: 10 Ruko Ludes, Kerugian Materiil Ditaksir Mencapai Miliaran Rupiah
3 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar