Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot Turun ke Kapuas Sanggau
    5 hari lalu
    Gandeng Kesbangpol Sanggau, Paolus Hadi Tegaskan Empat Pilar Jadi Kunci Menjaga Kondusifitas Daerah
    2 minggu lalu
    Target Selesai Sebelum Pemilu 2029, DPD NasDem Sanggau Gelar Peletakan Batu Pertama
    2 minggu lalu
    Wujud Edukasi Demokrasi, SMAN 2 Sanggau Gelar Debat Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS 2026–2027
    2 minggu lalu
    49 Desa Terdaftar Listrik Masuk Sanggau Terkendala Izin Kawasan, Hendrikus Hengki Siap Perjuangkan
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik
Ragam

Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik

kornelis
Diperbarui: 06/08/2025 9:52
kornelis
1 tahun lalu
Bagikan

Sanggau–Haloklbar.com 

Di tengah maraknya berbagai jenis usaha, ada satu sektor yang seringkali terlewatkan dan jarang dilirik oleh para pelaku bisnis, yaitu peternakan babi.

Meskipun di beberapa daerah bisnis ini sangat dominan, secara umum, usaha ini belum mendapatkan perhatian luas seperti peternakan ayam atau sapi. Padahal, potensi keuntungannya sangat menjanjikan.

Selama ini, peternakan babi seringkali dianggap sebelah mata karena berbagai stigma, baik dari segi agama maupun sosial.

Namun, bagi para pebisnis yang jeli, celah ini justru menjadi peluang emas. Permintaan pasar akan daging babi, terutama di kota-kota besar dan daerah dengan mayoritas non-muslim, selalu stabil dan cenderung meningkat.

Baca juga

Wakil Bupati Sanggau Membuka Kegiatan Pelatihan Konvensi Hak Anak
Panen Raya Jagung di Sanggau Berlanjut, Wabup Sebut Dukungan Polri Kunci Kesejahteraan Petani
Bawaslu Sanggau Berharap Putra Putri Terbaik Sanggau Ikut Daftarkan Di Panwascam

Mengapa Peternakan Babi Menjanjikan?

- Advertisement -

Ada beberapa alasan mengapa bisnis ini layak diperhitungkan:

Permintaan Pasar yang Stabil: Daging babi adalah bahan baku utama untuk berbagai kuliner, mulai dari restoran, hotel, hingga industri olahan makanan. Permintaan ini tidak pernah surut.

Harga Jual yang Tinggi: Dibandingkan daging ayam atau ikan, harga daging babi per kilogram cenderung lebih tinggi, yang secara otomatis meningkatkan margin keuntungan.

Proses Ternak yang Efisien: Babi memiliki tingkat reproduksi yang tinggi dan pertumbuhan yang cepat. Dalam waktu sekitar 6-8 bulan, seekor babi sudah bisa siap panen.

Pakan yang Fleksibel: Babi dikenal sebagai hewan omnivora yang dapat mengonsumsi berbagai jenis pakan, termasuk sisa-sisa makanan, yang bisa menekan biaya produksi.

Meski menjanjikan, peternakan babi juga memiliki tantangan, terutama terkait pengelolaan limbah dan isu sanitasi. Bau yang dihasilkan seringkali menjadi masalah utama.

Namun, saat ini sudah banyak teknologi modern yang bisa membantu peternak mengatasi masalah ini, seperti penggunaan bio-digester untuk mengolah limbah menjadi biogas, atau sistem kandang tertutup yang lebih higienis.

Selain itu, tantangan lainnya adalah modal awal yang cukup besar dan risiko penyakit. Namun, dengan perencanaan bisnis yang matang, manajemen keuangan yang baik, dan , risiko-risiko tersebut bisa diminimalisir.

Salah satu contoh sukses datang dari Suherman pengusaha babi Dari Kabupaten Sanggau , seorang pengusaha yang awalnya merintis usaha peternakan babi di daerah Kabupaten Sanggau

Suherman awalnya hanya memiliki beberapa ekor babi, namun dengan menerapkan manajemen yang modern dan pemasaran digital, kini ia sudah memiliki ratusan ekor.

“Awalnya banyak yang meragukan. Tapi saya melihat ini sebagai peluang yang besar. Saya fokus pada kualitas daging dan kebersihan kandang. Selain itu, saya juga memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menjual  babi, yang ternyata sangat diminati,” ujar Herman sapaan akrabnya.

Kisah sukses Herman membuktikan bahwa dengan inovasi dan keberanian, bisnis yang dianggap sepele pun bisa menjadi ladang cuan. Peternakan babi, yang selama ini jarang dilirik, kini mulai menunjukkan taringnya sebagai salah satu sektor bisnis yang menjanjikan di Indonesia.(***)

 

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka1
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Gandeng PMI Sanggau, ANTAM Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
Sinergi PT GKM dan AJS Bantu Pemkab Sanggau Atasi Dampak Kabut Asap
Sentuh Masyarakat Dusun Periji, Kades Pana Apresiasi Kegigihan Polres Sanggau Cegah Karhutla dan Bantu Warga
Dukung Kesejahteraan Warga Noyan, CSR PT GKM Bersinergi dengan TNI Bangun Jembatan Armco Sungai Dangin
Ringankan Beban Tim Karhutla, P2D Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan Logistik

Berita Menarik Lainnya

Antisipasi Dampak Karhutla, Bupati Sanggau Cek Langsung Kesiapan RSUD MTh Djaman
4 minggu lalu
Hadiri Ultah ke-75 Paroki Jangkang, Paolus Hadi Sebut Gereja Sebagai Benteng Moral Masyarakat
1 bulan lalu
Tampil Gagah dan Percaya Diri, Polwan Sanggau Ini Curi Perhatian di Upacara Kemerdekaan
1 bulan lalu
Mengapa Bendera Dayak Merah-Kuning-Biru Bukan Simbol Politik? Ini Penjelasan Naskah Akademiknya
1 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar