Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Polda Kalbar Targetkan Sanggau Jadi Lumbung Jagung Hibrida
    2 jam lalu
    Tiga Nama Resmi Masuk Bursa Calon Ketua KONI, TPP Mulai Verifikasi Berkas
    21 jam lalu
    KONI Sanggau Siap Gelar Musorkab 2026, Cari Sosok Nakhoda Baru Periode 2026-2030
    21 jam lalu
    Lupa Padamkan Bara Api Dapur, Rumah Lansia di Beduai Sanggau Ludes Terbakar
    1 hari lalu
    Wujudkan Demokrasi Bermartabat, Pemuda Katolik Kalbar Gandeng KPU Perkuat Sinergi
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Pendidikan > Bukan Sekadar Pintar, Guru Kini Dituntut Lebih: PPG Latih Calon Guru Agar Adaptif dan Inklusif
Pendidikan

Bukan Sekadar Pintar, Guru Kini Dituntut Lebih: PPG Latih Calon Guru Agar Adaptif dan Inklusif

kornelis
Diperbarui: 08/08/2025 11:05
kornelis
8 bulan lalu
Bagikan
Foto : Istimewa Guru Mengajar

Jakarta– Haloklbar.com 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah strategis dalam mentransformasi program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Melalui kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di seluruh Indonesia, Kemendikdasmen kini mewajibkan penguatan materi tentang keberagaman murid dan diferensiasi pembelajaran.

Langkah ini diambil untuk memastikan calon guru di Indonesia memiliki kompetensi untuk merancang metode ajar yang adaptif dan inklusif.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, dalam Webinar Nasional “Mendorong Pendidikan Inklusif melalui Transformasi Pendidikan Guru” pekan lalu, menegaskan komitmen pemerintah. “LPTK berperan penting dalam menyiapkan calon guru yang profesional dan kompeten untuk mendidik di tengah keberagaman,” ujarnya.

Transformasi ini tidak hanya berfokus pada materi bagi mahasiswa, tetapi juga menyentuh aspek penguatan pengajar. LPTK kini juga memberikan pelatihan khusus bagi para dosen dan guru pamong agar mampu mendampingi calon guru secara efektif dalam menghadapi beragam konteks keragaman di kelas.

Baca juga

12 Orang Dokter Internship telah usai di Kabupaten Sanggau di lepas langsung Oleh Suherman PJ Bupati Sanggau
Paolus Hadi : Guru adalah bagian dari Pasak Sanggau
Membangun Karakter Bangsa Lewat Gerakan: Lomba Senam Anak Indonesia Hebat di Sanggau

Penguatan materi ini menjadi wujud nyata komitmen Kemendikdasmen untuk membangun sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif, adil, dan berkualitas.

- Advertisement -

Diharapkan, melalui program PPG yang baru ini, Indonesia tidak hanya melahirkan guru yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merangkul setiap peserta didik tanpa terkecuali, memastikan mereka semua mendapatkan pendidikan yang bermakna dan relevan.

Kolaborasi antara pemerintah, LPTK, dan mitra pembangunan, seperti KPGIA, dinilai sebagai kunci untuk memperkuat ekosistem pendidikan guru. Dengan demikian, ekosistem pendidikan di Indonesia diharapkan mampu menjawab tantangan masa depan, di mana setiap anak berhak mendapatkan hak pendidikan yang sama.

 

Sumber : Puslapdik Kemndikdasmen

Publis : Haloklbar.com

 

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
Harumkan Nama Sanggau, Nadisa dan Faiza Raih Prestasi di Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
Hadiri RAT CU Kusapa TB 2025, Paolus Hadi Dorong Anggota Melek Digital Lewat Aplikasi
Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
Mengenal Yuliana Ernawati, Sosok Camat Perempuan Pertama yang Dilantik Bupati Sanggau

Berita Menarik Lainnya

Pokja Literasi Sanggau Berpartisipasi Dalam Lomba Mewarnai, Sambut HUT ke-80 RI dengan Semangat Literasi
8 bulan lalu
Top 10 Negara Paling Unggul di Bidang Pendidikan
8 bulan lalu
Road to Tendopoli OMK 2025: Kaum Muda Keuskupan Sanggau Siap Berkumpul di Megatenda Youth Center
8 bulan lalu
Satu Ruangan di SD Negeri 11 Emperet Di Desa Sungai Ilai Kecamatan Beduai Ambruk Tertimpa Pohon 
8 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar