Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Bumi Daranante Bersiap! Sanggau Jadi Tuan Rumah Dua Cabor Bergengsi di Porprov Kalbar 2026
    1 hari lalu
    Diduga Korsleting Listrik, Mobil Pengangkut Material Bangunan Hangus Terbakar di Kembayan Sanggau
    1 hari lalu
    Lewat Program ‘Debar’, RRI Sanggau Ajak Penyandang Disabilitas Netra Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
    3 hari lalu
    Pererat Silaturahmi, Pengurus Gardayak Sanggau Kunjungi Tokoh Masyarakat Paolus Hadi
    4 hari lalu
    Update Stok Darah PMI Sanggau 15 Juli 2026: Golongan Darah AB Menipis, O dan A Aman
    4 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Jejak yang Hilang: 10 Demonstran Belum Ditemukan Sejak Kerusuhan 25 Agustus
Nasional

Jejak yang Hilang: 10 Demonstran Belum Ditemukan Sejak Kerusuhan 25 Agustus

VIVM
Diperbarui: 06/09/2025 23:04
VIVM
11 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 6 September 2025 — Duka dan ketidakpastian masih menyelimuti keluarga para demonstran: setidaknya 10 orang dilaporkan masih belum ditemukan sejak gelombang unjuk rasa yang meletus pada 25 Agustus 2025. Data awal yang terekam lembaga hak asasi dan organisasi masyarakat sipil menunjukkan angka-angka yang beragam — dari puluhan laporan awal hingga verifikasi akhir yang menyatakan belasan hingga belasan masih belum berhasil dihubungi atau dipastikan nasibnya. Lembaga kemanusiaan menuntut klarifikasi cepat dari aparat dan pencarian intensif sebelum tanda tanya menyeret lebih jauh luka kolektif bangsa.

Konten
Tanggapan aparat & langkah pencarianRisiko pelanggaran HAM dan permintaan investigasi independen

Sejak akhir Agustus, berbagai organisasi menerima puluhan laporan orang hilang di sejumlah kota besar—terutama Jakarta, Bandung, Depok, dan beberapa wilayah Jabodetabek. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menerima ratusan pengaduan; setelah proses verifikasi KontraS melaporkan daftar kasus yang masih belum tertuntaskan, dengan angka yang mengalami revisi saat tim verifikasi menemukan beberapa orang ternyata sudah ditemukan atau sedang ditahan namun belum terdata resmi. Laporan internasional juga mengutip angka yang bervariasi — beberapa outlet internasional menyebut hingga 20-an orang awalnya dilaporkan hilang.

Catatan penting: perbedaan angka ini bukan sekadar ketidakcermatan — melainkan cerminan proses verifikasi di lapangan yang sulit selama periode penahanan massal, pemblokiran informasi, dan beredarnya klaim tak terverifikasi di media sosial.


Berikut daftar nama yang disebut dalam basis data sementara KontraS / Databoks setelah proses verifikasi awal — sebagian masih menunggu konfirmasi lanjutan dari keluarga atau pihak berwenang:

  • Ahmad Baihaqi — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • M. Miftakhul Huda — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Muhammad Farhan Hamid — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Reno Syahputradewo — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Romi Putra Prawibowo — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Salman Alfarisi — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Delta Surya Sindu Atmaja — terakhir terlihat di Bogor.

  • Heri Susanto — lokasi terakhir tidak pasti (dilaporkan kontak terputus).
    (Daftar di atas adalah potongan dari data verifikasi awal; sumber mencatat ada perbedaan antara jumlah yang dilaporkan awal dan jumlah yang terverifikasi sebagai masih hilang).


Keluarga korban mengeluh sulit memperoleh informasi: beberapa melaporkan bahwa anggota keluarga mereka ditangkap oleh aparat namun tidak tercatat di daftar tahanan di kantor polisi setempat; lainnya kehilangan kontak setelah meninggalkan rumah untuk ikut aksi. Seruan “informasi penuh” dan akses terhadap daftar tahanan serta proses hukum yang transparan kini menjadi tuntutan utama keluarga dan aktivis. Pengguna media sosial (X, TikTok, dan Facebook) ramai memposting nama-nama yang hilang, foto-foto terakhir, serta ajakan solidaritas dengan tagar yang terus bergulir — tetapi platform juga dipenuhi klaim yang belum terverifikasi, sehingga proses verifikasi menjadi krusial.

Baca juga

Adhyaksa Peduli Gandeng BPBD Sanggau Salurkan Bantuan untuk Bencana Banjir
Jurnalis Antara Dipukul Aparat di Depan DPR — PFI & AJI Desak Investigasi
BIN Bantu Korban Bencana Alam di Cianjur

Tanggapan aparat & langkah pencarian

Pihak kepolisian menyatakan mereka sedang menginventarisasi tahanan dan menegaskan akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memverifikasi laporan. Namun LSM HAM internasional dan KontraS menilai respons aparat belum cukup cepat dan mendesak agar pemerintah membuka data tahanan, memberi akses hukum bagi keluarga, dan mempercepat pencarian. Human Rights Watch mengingatkan pemerintah untuk menghentikan penahanan sewenang-wenang dan menjunjung transparansi dalam penanganan demonstran.

- Advertisement -

Risiko pelanggaran HAM dan permintaan investigasi independen

Sejumlah organisasi hak asasi memberikan peringatan: penahanan massal tanpa data resmi, penggunaan kekuatan yang berlebihan selama pembubaran aksi, dan munculnya laporan soal intimidasi atau perlakuan buruk terhadap demonstran berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM serius. Mereka menyerukan pembentukan mekanisme investigasi independen—baik oleh Komnas HAM maupun panel multistakeholder—untuk memastikan akuntabilitas dan pemulihan bagi korban. Laporan internasional menyoroti bahwa pemeriksaan cepat dan transparan akan menjadi kunci meredam ketegangan serta mencegah tragedi berulang.


Media sosial berperan ganda: di satu sisi mempercepat pelaporan hilangnya orang dan mengorganisir dukungan; di sisi lain, arus posting tak terverifikasi, video yang terpotong, dan klaim palsu memperumit upaya pihak berwenang dan keluarga dalam menelusuri kebenaran. Fakt-checkers lokal dan platform internasional sedang bekerja mengidentifikasi disinformasi, namun keterlambatan verifikasi menambah kecemasan publik. Pembaca disarankan mengikuti saluran resmi KontraS, Komnas HAM, dan pengumuman kepolisian untuk informasi yang terverifikasi.

TAG:10 Demonstran HilangInvestigasi HAMJejak Kerusuhan
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengki Berharap Generasi Muda Tumbuh Sehat dan Bebas Narkotika
Gelar Audit Besar-besaran, Tim Mabes Polri ‘Sidak’ 5 Polres di Kalbar
Sentil Kampanye Kendaraan Listrik, Pemuda Katolik Kalbar: Pasokan PLN Saja Masih Bermasalah!
Buang Limbah ke Sungai Sekayam, PT TBS Dituntut Sanksi Adat 66 Tael dan Sebuah Mobil Ditahan Warga
Kejagung Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar ke Eks Anggota DPR RI dalam Kasus Bauksit Kalbar

Berita Menarik Lainnya

Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
4 minggu lalu
KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
3 bulan lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
3 bulan lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
3 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar