Sanggau,Halokalbar.com – Dalam upaya mempromosikan kekayaan alam daerah sekaligus mendongkrak perekonomian lokal, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono resmi membuka ajang bergengsi Kontes Durian Kapolres Cup 2026 pada Minggu 5 Juli 2026
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional dan daerah. Di antaranya tampak hadir Wakil Ketua Banggar sekaligus Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, serta Anggota Komisi XIII DPR RI, Paolus Hadi.
Turut hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Sanggau, termasuk Kajari Sanggau, Dandim 1204 Sanggau, hingga para Anggota DPRD Kabupaten Sanggau.
Prosesi peresmian festival dilakukan secara simbolis melalui pemukulan gong oleh para pejabat daerah yang hadir, menandai dimulainya seluruh rangkaian kompetisi.
Dalam sambutannya, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk lebih kreatif dan inovatif. Ia menekankan pentingnya diversifikasi produk olahan durian agar tidak sekadar menjual buah mentah.
“Pelaku UMKM harus jeli memanfaatkan momentum ini untuk mengolah durian menjadi berbagai produk makanan khas, seperti lempok atau penganan lainnya. Ini akan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ujar Sudarsono.
Selain menjadi ajang kompetisi dan promosi produk unggulan, festival ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi perkebunan. Melalui kolaborasi dengan dinas terkait, masyarakat dan petani diedukasi untuk mengembangkan bibit durian unggul dengan teknik perkebunan yang tepat, seperti teknik okulasi.
Sudarsono juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya keberlanjutan ekonomi jangka panjang dengan menjaga kelestarian pohon durian yang ada.
“Masyarakat didorong untuk tidak menebang pohon yang belum juara. Sebaliknya, mari kita tingkatkan kualitasnya melalui teknik okulasi atau menanam kembali bibit baru demi memunculkan varietas unggul yang bisa menjadi ikon ekonomi unik Sanggau di masa depan,” tambahnya.
Secara sosial, Kontes Durian Kapolres Cup 2026 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, ruang berbagi pengetahuan, serta memperkuat sinergi dan kerja sama antarwarga dengan instansi pemerintah.(***)
