Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Modus Pinjam Antar Pacar, Dua Pemuda di Sekayam Gelapkan Motor Vario Senilai Rp28 Juta
    2 jam lalu
    Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
    3 jam lalu
    PLN IP UBP Sanggau Berbagi Berkah di Ponpes Hidayatullah Pasca Sukses Maintenance Unit 2
    20 jam lalu
    Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru Pembuatan Paspor Elektronik 2026
    1 hari lalu
    Polsek Kembayan Razia Knalpot Brong, 15 Motor Terjaring Tindak Tegas
    1 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Jejak yang Hilang: 10 Demonstran Belum Ditemukan Sejak Kerusuhan 25 Agustus
Nasional

Jejak yang Hilang: 10 Demonstran Belum Ditemukan Sejak Kerusuhan 25 Agustus

VIVM
Diperbarui: 06/09/2025 23:04
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 6 September 2025 — Duka dan ketidakpastian masih menyelimuti keluarga para demonstran: setidaknya 10 orang dilaporkan masih belum ditemukan sejak gelombang unjuk rasa yang meletus pada 25 Agustus 2025. Data awal yang terekam lembaga hak asasi dan organisasi masyarakat sipil menunjukkan angka-angka yang beragam — dari puluhan laporan awal hingga verifikasi akhir yang menyatakan belasan hingga belasan masih belum berhasil dihubungi atau dipastikan nasibnya. Lembaga kemanusiaan menuntut klarifikasi cepat dari aparat dan pencarian intensif sebelum tanda tanya menyeret lebih jauh luka kolektif bangsa.

Konten
Tanggapan aparat & langkah pencarianRisiko pelanggaran HAM dan permintaan investigasi independen

Sejak akhir Agustus, berbagai organisasi menerima puluhan laporan orang hilang di sejumlah kota besar—terutama Jakarta, Bandung, Depok, dan beberapa wilayah Jabodetabek. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menerima ratusan pengaduan; setelah proses verifikasi KontraS melaporkan daftar kasus yang masih belum tertuntaskan, dengan angka yang mengalami revisi saat tim verifikasi menemukan beberapa orang ternyata sudah ditemukan atau sedang ditahan namun belum terdata resmi. Laporan internasional juga mengutip angka yang bervariasi — beberapa outlet internasional menyebut hingga 20-an orang awalnya dilaporkan hilang.

Catatan penting: perbedaan angka ini bukan sekadar ketidakcermatan — melainkan cerminan proses verifikasi di lapangan yang sulit selama periode penahanan massal, pemblokiran informasi, dan beredarnya klaim tak terverifikasi di media sosial.


Berikut daftar nama yang disebut dalam basis data sementara KontraS / Databoks setelah proses verifikasi awal — sebagian masih menunggu konfirmasi lanjutan dari keluarga atau pihak berwenang:

  • Ahmad Baihaqi — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • M. Miftakhul Huda — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Muhammad Farhan Hamid — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Reno Syahputradewo — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Romi Putra Prawibowo — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Salman Alfarisi — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Delta Surya Sindu Atmaja — terakhir terlihat di Bogor.

  • Heri Susanto — lokasi terakhir tidak pasti (dilaporkan kontak terputus).
    (Daftar di atas adalah potongan dari data verifikasi awal; sumber mencatat ada perbedaan antara jumlah yang dilaporkan awal dan jumlah yang terverifikasi sebagai masih hilang).


Keluarga korban mengeluh sulit memperoleh informasi: beberapa melaporkan bahwa anggota keluarga mereka ditangkap oleh aparat namun tidak tercatat di daftar tahanan di kantor polisi setempat; lainnya kehilangan kontak setelah meninggalkan rumah untuk ikut aksi. Seruan “informasi penuh” dan akses terhadap daftar tahanan serta proses hukum yang transparan kini menjadi tuntutan utama keluarga dan aktivis. Pengguna media sosial (X, TikTok, dan Facebook) ramai memposting nama-nama yang hilang, foto-foto terakhir, serta ajakan solidaritas dengan tagar yang terus bergulir — tetapi platform juga dipenuhi klaim yang belum terverifikasi, sehingga proses verifikasi menjadi krusial.

Baca juga

Paolus Hadi : Flobamora mengukir sejarah untuk Kabupaten Sanggau
Vivo & BP Mundur dari ‘Serapan’ BBM Impor Pertamina: Gara-Gara Etanol 3,5%?
DINSOSP3AKB Lakukan Rapat Evaluasi terdapat 14 Desa Dinilai Belum Peduli Keberadaan SIDOMPU

Tanggapan aparat & langkah pencarian

Pihak kepolisian menyatakan mereka sedang menginventarisasi tahanan dan menegaskan akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memverifikasi laporan. Namun LSM HAM internasional dan KontraS menilai respons aparat belum cukup cepat dan mendesak agar pemerintah membuka data tahanan, memberi akses hukum bagi keluarga, dan mempercepat pencarian. Human Rights Watch mengingatkan pemerintah untuk menghentikan penahanan sewenang-wenang dan menjunjung transparansi dalam penanganan demonstran.

- Advertisement -

Risiko pelanggaran HAM dan permintaan investigasi independen

Sejumlah organisasi hak asasi memberikan peringatan: penahanan massal tanpa data resmi, penggunaan kekuatan yang berlebihan selama pembubaran aksi, dan munculnya laporan soal intimidasi atau perlakuan buruk terhadap demonstran berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM serius. Mereka menyerukan pembentukan mekanisme investigasi independen—baik oleh Komnas HAM maupun panel multistakeholder—untuk memastikan akuntabilitas dan pemulihan bagi korban. Laporan internasional menyoroti bahwa pemeriksaan cepat dan transparan akan menjadi kunci meredam ketegangan serta mencegah tragedi berulang.


Media sosial berperan ganda: di satu sisi mempercepat pelaporan hilangnya orang dan mengorganisir dukungan; di sisi lain, arus posting tak terverifikasi, video yang terpotong, dan klaim palsu memperumit upaya pihak berwenang dan keluarga dalam menelusuri kebenaran. Fakt-checkers lokal dan platform internasional sedang bekerja mengidentifikasi disinformasi, namun keterlambatan verifikasi menambah kecemasan publik. Pembaca disarankan mengikuti saluran resmi KontraS, Komnas HAM, dan pengumuman kepolisian untuk informasi yang terverifikasi.

TAG:10 Demonstran HilangInvestigasi HAMJejak Kerusuhan
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Tiga Nama Resmi Masuk Bursa Calon Ketua KONI, TPP Mulai Verifikasi Berkas
Bursa Calon Ketua KONI Sanggau Memanas: Ketua POBSI Resmi Serahkan Berkas Pendaftaran
Wujudkan Demokrasi Bermartabat, Pemuda Katolik Kalbar Gandeng KPU Perkuat Sinergi
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta

Berita Menarik Lainnya

Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
2 jam lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
3 jam lalu
Sinergi PLN IP UBP Sanggau dan PMI: Gelar Donor Darah di Momen Hari Kartini
1 minggu lalu
Blokir Magdalene.co Dicabut, SMSI Tegaskan Sengketa Pers Wajib Lewat Dewan Pers
2 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar