Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    2 hari lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    3 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    3 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    3 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Jejak yang Hilang: 10 Demonstran Belum Ditemukan Sejak Kerusuhan 25 Agustus
Nasional

Jejak yang Hilang: 10 Demonstran Belum Ditemukan Sejak Kerusuhan 25 Agustus

VIVM
Diperbarui: 06/09/2025 23:04
VIVM
4 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 6 September 2025 — Duka dan ketidakpastian masih menyelimuti keluarga para demonstran: setidaknya 10 orang dilaporkan masih belum ditemukan sejak gelombang unjuk rasa yang meletus pada 25 Agustus 2025. Data awal yang terekam lembaga hak asasi dan organisasi masyarakat sipil menunjukkan angka-angka yang beragam — dari puluhan laporan awal hingga verifikasi akhir yang menyatakan belasan hingga belasan masih belum berhasil dihubungi atau dipastikan nasibnya. Lembaga kemanusiaan menuntut klarifikasi cepat dari aparat dan pencarian intensif sebelum tanda tanya menyeret lebih jauh luka kolektif bangsa.

Konten
Tanggapan aparat & langkah pencarianRisiko pelanggaran HAM dan permintaan investigasi independen

Sejak akhir Agustus, berbagai organisasi menerima puluhan laporan orang hilang di sejumlah kota besar—terutama Jakarta, Bandung, Depok, dan beberapa wilayah Jabodetabek. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menerima ratusan pengaduan; setelah proses verifikasi KontraS melaporkan daftar kasus yang masih belum tertuntaskan, dengan angka yang mengalami revisi saat tim verifikasi menemukan beberapa orang ternyata sudah ditemukan atau sedang ditahan namun belum terdata resmi. Laporan internasional juga mengutip angka yang bervariasi — beberapa outlet internasional menyebut hingga 20-an orang awalnya dilaporkan hilang.

Catatan penting: perbedaan angka ini bukan sekadar ketidakcermatan — melainkan cerminan proses verifikasi di lapangan yang sulit selama periode penahanan massal, pemblokiran informasi, dan beredarnya klaim tak terverifikasi di media sosial.


Berikut daftar nama yang disebut dalam basis data sementara KontraS / Databoks setelah proses verifikasi awal — sebagian masih menunggu konfirmasi lanjutan dari keluarga atau pihak berwenang:

  • Ahmad Baihaqi — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • M. Miftakhul Huda — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Muhammad Farhan Hamid — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Reno Syahputradewo — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Romi Putra Prawibowo — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Salman Alfarisi — terakhir terlihat di Central Jakarta.

  • Delta Surya Sindu Atmaja — terakhir terlihat di Bogor.

  • Heri Susanto — lokasi terakhir tidak pasti (dilaporkan kontak terputus).
    (Daftar di atas adalah potongan dari data verifikasi awal; sumber mencatat ada perbedaan antara jumlah yang dilaporkan awal dan jumlah yang terverifikasi sebagai masih hilang).


Keluarga korban mengeluh sulit memperoleh informasi: beberapa melaporkan bahwa anggota keluarga mereka ditangkap oleh aparat namun tidak tercatat di daftar tahanan di kantor polisi setempat; lainnya kehilangan kontak setelah meninggalkan rumah untuk ikut aksi. Seruan “informasi penuh” dan akses terhadap daftar tahanan serta proses hukum yang transparan kini menjadi tuntutan utama keluarga dan aktivis. Pengguna media sosial (X, TikTok, dan Facebook) ramai memposting nama-nama yang hilang, foto-foto terakhir, serta ajakan solidaritas dengan tagar yang terus bergulir — tetapi platform juga dipenuhi klaim yang belum terverifikasi, sehingga proses verifikasi menjadi krusial.

Baca juga

Jakarta Siaga! Ribuan Ojol Kepung Istana & DPR 17 September, Tuntut Potongan Aplikasi 10% dan Copot Menhub
Prabowo Sindir ‘Tantiem Akal-akalan’ BUMN di Pidato Kenegaraan — Janji Rombak Total Remunerasi dan Komposisi Komisaris
AKP Sutikno ikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Tanggapan aparat & langkah pencarian

Pihak kepolisian menyatakan mereka sedang menginventarisasi tahanan dan menegaskan akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memverifikasi laporan. Namun LSM HAM internasional dan KontraS menilai respons aparat belum cukup cepat dan mendesak agar pemerintah membuka data tahanan, memberi akses hukum bagi keluarga, dan mempercepat pencarian. Human Rights Watch mengingatkan pemerintah untuk menghentikan penahanan sewenang-wenang dan menjunjung transparansi dalam penanganan demonstran.

- Advertisement -

Risiko pelanggaran HAM dan permintaan investigasi independen

Sejumlah organisasi hak asasi memberikan peringatan: penahanan massal tanpa data resmi, penggunaan kekuatan yang berlebihan selama pembubaran aksi, dan munculnya laporan soal intimidasi atau perlakuan buruk terhadap demonstran berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM serius. Mereka menyerukan pembentukan mekanisme investigasi independen—baik oleh Komnas HAM maupun panel multistakeholder—untuk memastikan akuntabilitas dan pemulihan bagi korban. Laporan internasional menyoroti bahwa pemeriksaan cepat dan transparan akan menjadi kunci meredam ketegangan serta mencegah tragedi berulang.


Media sosial berperan ganda: di satu sisi mempercepat pelaporan hilangnya orang dan mengorganisir dukungan; di sisi lain, arus posting tak terverifikasi, video yang terpotong, dan klaim palsu memperumit upaya pihak berwenang dan keluarga dalam menelusuri kebenaran. Fakt-checkers lokal dan platform internasional sedang bekerja mengidentifikasi disinformasi, namun keterlambatan verifikasi menambah kecemasan publik. Pembaca disarankan mengikuti saluran resmi KontraS, Komnas HAM, dan pengumuman kepolisian untuk informasi yang terverifikasi.

TAG:10 Demonstran HilangInvestigasi HAMJejak Kerusuhan
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati
3 hari lalu
Irzam Abdillah Terpilih sebagai Ketua Umum ISKAB Se-Nusantara
4 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Bangun Sekolah dan Pesantren Darurat di Pidie Jaya, Pastikan Pendidikan Tak Terhenti
6 hari lalu
Target Pertahankan Gelar Juara, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Perkenalkan Skuad Proliga 2026
6 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar