Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Paolus Hadi Dorong Pembentukan Masyarakat Sadar HAM di Sanggau Melalui Implementasi P5HAM
    5 hari lalu
    Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD MTh Djaman Gelar FKP dan Penandatanganan PKS Rujukan
    3 minggu lalu
    Turnamen Daranante Cup XIII Resmi Dimulai, 32 Tim Sepak Bola Sanggau Berebut Juara
    3 minggu lalu
    Foto : Ilustrasi
    DAD Kecamatan se-Sanggau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Rencana Kehadiran Ustaz Abdul Somad
    3 minggu lalu
    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot Turun ke Kapuas Sanggau
    4 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat
Ragam

Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat

VIVM
Diperbarui: 16/10/2025 20:57
VIVM
1 tahun lalu
Bagikan

Kamis, 16 Agustus 2025 – Di jantung hutan tropis Kalimantan Barat hidup makhluk-makhluk yang tak tergantikan: orangutan, bekantan, kucing bayangan Borneo, hingga berang-berang langka. Namun dalam beberapa tahun terakhir, rumah mereka mengerut — dibabat untuk perkebunan, tambang, dan terbakar. Ancaman ini membuat beberapa spesies kini berada di ambang kepunahan; perjuangan menyelamatkannya kini menjadi persoalan lokal sekaligus sorotan dunia.


Kalimantan Barat, bagian dari pulau Borneo yang kaya keanekaragaman hayati, menjadi habitat penting beberapa spesies langka:

  • Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) — status konservasi kritis; jumlah populasinya menurun akibat hilangnya habitat.

  • Bekantan / Proboscis monkey — banyak ditemui di habitat mangrove dan sungai, rentan bila hutan pesisir terganggu.

  • Kucing bay (Bornean bay cat) & flat-headed cat — salah satu kucing paling langka di dunia, terancam oleh fragmentasi hutan.

  • Berang-berang berambut (hairy-nosed otter) dan beberapa primata lokal — populasinya kecil dan sensitif terhadap perubahan ekosistem sungai dan rawa.

Kehilangan hanya sebagian hektar hutan berarti hilangnya jalur makanan, tempat berlindung, dan pasangan kawin bagi satwa-satwa ini — dampak yang cepat terasa pada populasi kecil.


Penyebab utama: penggusuran habitat dalam berbagai rupa

Penyebab terbesar penurunan populasi satwa adalah konversi hutan skala besar: pembukaan lahan untuk kebun sawit, pembalakan, pertambangan, dan jaringan jalan yang memecah habitat. Selain itu, kebakaran lahan gambut sering memperburuk kerusakan dan mengancam keselamatan banyak hewan. Laporan investigasi terbaru bahkan menunjukkan perusahaan kelapa sawit yang mulai membuka lahan kritis di wilayah West Kalimantan, memperparah tekanan terhadap habitat orangutan dan satwa lain.


Respon global terhadap krisis satwa Borneo beragam:

Baca juga

Terlindas Alat Berat, JM Pria Asal Bogor Meregang Nyawa Di Sekadau
Gandeng UDD PMI Sanggau Kodim 1204 Sanggau Lakukan Bakti Sosial menyambut  HUT Kodam XII Tanjungpura ke 67
Dua Orang WNI lewat Jalur Non prosedural Bawa Rokok Tampa Cukai, Di Tangkap Anggota Pamtas
  • Organisasi internasional dan NGO (WWF, IFAW, Orangutan Conservancy, International Animal Rescue) berperan aktif dalam penyelamatan, rehabilitasi, dan advokasi kebijakan. Mereka mengoperasikan pusat penyelamatan, melakukan patroli habitat, serta kampanye global agar pembeli komoditas (mis. minyak sawit) menuntut rantai pasokan bebas deforestasi.

  • Tekanan diplomatik dan pasar: beberapa negara dan blok (termasuk kebijakan UE terkait produk yang memicu deforestasi) memengaruhi industri kelapa sawit di Asia Tenggara; muncul pula inisiatif “adopt-an-orangutan” atau program donasi konservasi. Namun pendekatan tersebut menuai perdebatan: ada yang memuji, ada yang menilai solusi harus lebih fokus pada perlindungan habitat in-situ.

  • Analisis independen & kampanye pemberdayaan masyarakat mendorong transparansi lahan dan audit rantai pasok perusahaan agar komitmen keberlanjutan bukan sekadar PR.

TAG:BekantanBerang-berang berambutKucing bayOrangutan BorneoSatwa Kalimantan Barat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

DAD Kecamatan se-Sanggau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Rencana Kehadiran Ustaz Abdul Somad
Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot Turun ke Kapuas Sanggau
Turnamen Daranante Cup XIII Resmi Dimulai, 32 Tim Sepak Bola Sanggau Berebut Juara
Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD MTh Djaman Gelar FKP dan Penandatanganan PKS Rujukan
Paolus Hadi Dorong Pembentukan Masyarakat Sadar HAM di Sanggau Melalui Implementasi P5HAM

Berita Menarik Lainnya

Antisipasi Dampak Karhutla, Bupati Sanggau Cek Langsung Kesiapan RSUD MTh Djaman
2 bulan lalu
Hadiri Ultah ke-75 Paroki Jangkang, Paolus Hadi Sebut Gereja Sebagai Benteng Moral Masyarakat
2 bulan lalu
Tampil Gagah dan Percaya Diri, Polwan Sanggau Ini Curi Perhatian di Upacara Kemerdekaan
2 bulan lalu
Mengapa Bendera Dayak Merah-Kuning-Biru Bukan Simbol Politik? Ini Penjelasan Naskah Akademiknya
2 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar