Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Foto : Tim audit dari Mabes Polri memeriksa administrasi, realisasi program kerja, pengendalian operasional, hingga kesesuaian antara perencanaan anggaran dan fakta di lapangan.
    Gelar Audit Besar-besaran, Tim Mabes Polri ‘Sidak’ 5 Polres di Kalbar
    11 jam lalu
    Jaga Hutan Adat, DAD dan PDKS Sanggau Dukung Ketegasan Polisi Tindak PETI di Batang Tarang
    1 hari lalu
    Sentuhan Humanis Polsek Noyan di Hari Bhayangkara, Salurkan Paket Sembako untuk Warga
    1 hari lalu
    Bea Cukai Kalbar Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Pakaian Bekas di Perbatasan Entikong
    2 hari lalu
    Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengki Berharap Generasi Muda Tumbuh Sehat dan Bebas Narkotika
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat
Ragam

Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat

VIVM
Diperbarui: 16/10/2025 20:57
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Kamis, 16 Agustus 2025 – Di jantung hutan tropis Kalimantan Barat hidup makhluk-makhluk yang tak tergantikan: orangutan, bekantan, kucing bayangan Borneo, hingga berang-berang langka. Namun dalam beberapa tahun terakhir, rumah mereka mengerut — dibabat untuk perkebunan, tambang, dan terbakar. Ancaman ini membuat beberapa spesies kini berada di ambang kepunahan; perjuangan menyelamatkannya kini menjadi persoalan lokal sekaligus sorotan dunia.


Kalimantan Barat, bagian dari pulau Borneo yang kaya keanekaragaman hayati, menjadi habitat penting beberapa spesies langka:

  • Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) — status konservasi kritis; jumlah populasinya menurun akibat hilangnya habitat.

  • Bekantan / Proboscis monkey — banyak ditemui di habitat mangrove dan sungai, rentan bila hutan pesisir terganggu.

  • Kucing bay (Bornean bay cat) & flat-headed cat — salah satu kucing paling langka di dunia, terancam oleh fragmentasi hutan.

  • Berang-berang berambut (hairy-nosed otter) dan beberapa primata lokal — populasinya kecil dan sensitif terhadap perubahan ekosistem sungai dan rawa.

Kehilangan hanya sebagian hektar hutan berarti hilangnya jalur makanan, tempat berlindung, dan pasangan kawin bagi satwa-satwa ini — dampak yang cepat terasa pada populasi kecil.


Penyebab utama: penggusuran habitat dalam berbagai rupa

Penyebab terbesar penurunan populasi satwa adalah konversi hutan skala besar: pembukaan lahan untuk kebun sawit, pembalakan, pertambangan, dan jaringan jalan yang memecah habitat. Selain itu, kebakaran lahan gambut sering memperburuk kerusakan dan mengancam keselamatan banyak hewan. Laporan investigasi terbaru bahkan menunjukkan perusahaan kelapa sawit yang mulai membuka lahan kritis di wilayah West Kalimantan, memperparah tekanan terhadap habitat orangutan dan satwa lain.


Respon global terhadap krisis satwa Borneo beragam:

Baca juga

Ahli Waris Wajib Tahu! Panduan Lengkap Pajak Warisan, Tarif, dan Trik Legal Agar Bebas Bayar
Dipastikan Pemkab Sekadau Akan Panggil Perusahaan PT. BSL
Heboh !! Diduga Karyawan PT.Erna Meninggal Gantung Diri
  • Organisasi internasional dan NGO (WWF, IFAW, Orangutan Conservancy, International Animal Rescue) berperan aktif dalam penyelamatan, rehabilitasi, dan advokasi kebijakan. Mereka mengoperasikan pusat penyelamatan, melakukan patroli habitat, serta kampanye global agar pembeli komoditas (mis. minyak sawit) menuntut rantai pasokan bebas deforestasi.

  • Tekanan diplomatik dan pasar: beberapa negara dan blok (termasuk kebijakan UE terkait produk yang memicu deforestasi) memengaruhi industri kelapa sawit di Asia Tenggara; muncul pula inisiatif “adopt-an-orangutan” atau program donasi konservasi. Namun pendekatan tersebut menuai perdebatan: ada yang memuji, ada yang menilai solusi harus lebih fokus pada perlindungan habitat in-situ.

  • Analisis independen & kampanye pemberdayaan masyarakat mendorong transparansi lahan dan audit rantai pasok perusahaan agar komitmen keberlanjutan bukan sekadar PR.

TAG:BekantanBerang-berang berambutKucing bayOrangutan BorneoSatwa Kalimantan Barat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026
Kejagung Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar ke Eks Anggota DPR RI dalam Kasus Bauksit Kalbar
Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengki Berharap Generasi Muda Tumbuh Sehat dan Bebas Narkotika
Gelar Audit Besar-besaran, Tim Mabes Polri ‘Sidak’ 5 Polres di Kalbar
Kebakaran di Gg Bhakti Sanggau, Satu Rumah Hangus Dipicu Korek Api

Berita Menarik Lainnya

Cetak Pemimpin Berintegritas, Pemuda Katolik Kalbar Gelar KKM dan Sekolah Politik
2 bulan lalu
RDP Komisi XIII: Paolus Hadi Desak KSP Objektif Kelola Isu Strategis Daerah
2 bulan lalu
PLN Indonesia Power UBP Sanggau Salurkan 100 Seng untuk Gereja GAPPIN Bethesda
3 bulan lalu
Buka Musrenbang Sanggau, Wagub Krisantus Tegaskan Pembangunan Harus ‘Bottom-Up’ dan Pro-Rakyat
4 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar