Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Hadiri Pelantikan Ayoung Tao Ketungau Tesaek, Anggota DPR RI Paolus Hadi Tekankan Pentingnya Perlindungan HAM dan Masyarakat Adat
    16 jam lalu
    Kanim Sanggau Gandeng Komisi XIII DPR RI, Perkuat Sarpras Imigrasi dan Proteksi PMI di Perbatasan
    20 jam lalu
    Cegah TPPO di Perbatasan, Wabup Sanggau Susana Herpena Dukung Program Desa Binaan Imigrasi
    21 jam lalu
    Tanggap Cepat Karhutla di Sabang Merah, BPBD Sanggau Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
    2 hari lalu
    Sungai Boyan Keruh Akibat Tambang Ilegal, Kapolsek Meliau Turun Langsung Tertibkan PETI
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat
Ragam

Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat

VIVM
Diperbarui: 16/10/2025 20:57
VIVM
10 bulan lalu
Bagikan

Kamis, 16 Agustus 2025 – Di jantung hutan tropis Kalimantan Barat hidup makhluk-makhluk yang tak tergantikan: orangutan, bekantan, kucing bayangan Borneo, hingga berang-berang langka. Namun dalam beberapa tahun terakhir, rumah mereka mengerut — dibabat untuk perkebunan, tambang, dan terbakar. Ancaman ini membuat beberapa spesies kini berada di ambang kepunahan; perjuangan menyelamatkannya kini menjadi persoalan lokal sekaligus sorotan dunia.


Kalimantan Barat, bagian dari pulau Borneo yang kaya keanekaragaman hayati, menjadi habitat penting beberapa spesies langka:

  • Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) — status konservasi kritis; jumlah populasinya menurun akibat hilangnya habitat.

  • Bekantan / Proboscis monkey — banyak ditemui di habitat mangrove dan sungai, rentan bila hutan pesisir terganggu.

  • Kucing bay (Bornean bay cat) & flat-headed cat — salah satu kucing paling langka di dunia, terancam oleh fragmentasi hutan.

  • Berang-berang berambut (hairy-nosed otter) dan beberapa primata lokal — populasinya kecil dan sensitif terhadap perubahan ekosistem sungai dan rawa.

Kehilangan hanya sebagian hektar hutan berarti hilangnya jalur makanan, tempat berlindung, dan pasangan kawin bagi satwa-satwa ini — dampak yang cepat terasa pada populasi kecil.


Penyebab utama: penggusuran habitat dalam berbagai rupa

Penyebab terbesar penurunan populasi satwa adalah konversi hutan skala besar: pembukaan lahan untuk kebun sawit, pembalakan, pertambangan, dan jaringan jalan yang memecah habitat. Selain itu, kebakaran lahan gambut sering memperburuk kerusakan dan mengancam keselamatan banyak hewan. Laporan investigasi terbaru bahkan menunjukkan perusahaan kelapa sawit yang mulai membuka lahan kritis di wilayah West Kalimantan, memperparah tekanan terhadap habitat orangutan dan satwa lain.


Respon global terhadap krisis satwa Borneo beragam:

Baca juga

Paolus Hadi : Flobamora mengukir sejarah untuk Kabupaten Sanggau
Bawaslu Kabupaten Sanggau, Bersama Instansi Terkait Tertibkan Bendra dan Umbul-Umbul Berpotensi Mengganggu Pengguna Jalan
Jaga Stabilitas Harga, Tujuh Ton Beras Ludes di Gerakan Pangan Murah Sanggau
  • Organisasi internasional dan NGO (WWF, IFAW, Orangutan Conservancy, International Animal Rescue) berperan aktif dalam penyelamatan, rehabilitasi, dan advokasi kebijakan. Mereka mengoperasikan pusat penyelamatan, melakukan patroli habitat, serta kampanye global agar pembeli komoditas (mis. minyak sawit) menuntut rantai pasokan bebas deforestasi.

  • Tekanan diplomatik dan pasar: beberapa negara dan blok (termasuk kebijakan UE terkait produk yang memicu deforestasi) memengaruhi industri kelapa sawit di Asia Tenggara; muncul pula inisiatif “adopt-an-orangutan” atau program donasi konservasi. Namun pendekatan tersebut menuai perdebatan: ada yang memuji, ada yang menilai solusi harus lebih fokus pada perlindungan habitat in-situ.

  • Analisis independen & kampanye pemberdayaan masyarakat mendorong transparansi lahan dan audit rantai pasok perusahaan agar komitmen keberlanjutan bukan sekadar PR.

TAG:BekantanBerang-berang berambutKucing bayOrangutan BorneoSatwa Kalimantan Barat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan
Pererat Silaturahmi, Pengurus Gardayak Sanggau Kunjungi Tokoh Masyarakat Paolus Hadi

Berita Menarik Lainnya

Hadiri Pelantikan Ayoung Tao Ketungau Tesaek, Anggota DPR RI Paolus Hadi Tekankan Pentingnya Perlindungan HAM dan Masyarakat Adat
16 jam lalu
Kemudahan Berobat ke RS Borneo Medical Centre Kuching: Solusi Layanan Kesehatan Bagi Warga Kalbar
4 hari lalu
Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau, Ambius Anton
Vaksin Rabies dan ASF Kosong di Sanggau, Hanya Vaksin Ayam yang Aman
6 hari lalu
Rakor BPBD se-Kalbar, BPBD Sanggau Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Bencana
7 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar