Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Satgas Karhutla Sanggau Perpanjang Masa Tanggap Darurat untuk Antisipasi Dampak Kebakaran
    16 jam lalu
    Ketuk Pintu Langit Lewat Doa dan Adat, Hujan Akhirnya Basahi Bumi Daranante
    3 hari lalu
    Sabu 1,56 Gram dan Bong Diamankan, Tim Tindak Polsek Kembayan Gagalkan Peredaran Narkoba
    4 hari lalu
    Dukung Kesejahteraan Warga Noyan, CSR PT GKM Bersinergi dengan TNI Bangun Jembatan Armco Sungai Dangin
    4 hari lalu
    Gandeng PMI Sanggau, ANTAM Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
    4 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Amoth: Ritual Adat Nyeser Raih Penghargaan di KIIFF 2025, Angkat Kearifan Dayak Sanggau Kalimantan Barat
Sanggau

Amoth: Ritual Adat Nyeser Raih Penghargaan di KIIFF 2025, Angkat Kearifan Dayak Sanggau Kalimantan Barat

kornelis
Diperbarui: 03/10/2025 13:12
kornelis
11 bulan lalu
Bagikan

Sanggau, Halokalbar.com – Film pendek berjudul “Amoth: Ritual Adat Nyeser” berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Honorable Mention: Original Story di ajang Kalimantan International Indigenous Film Festival (KIIFF) 2025.

Film yang merupakan garapan anak muda Kabupaten Sanggau ini merayakan kearifan lokal Dayak Taba sebagai penuntun hidup dan ekologis. 


Merekam Ritual Nyeser, Penjaga Keseimbangan Manusia dan Alam
Film “Amoth: Ritual Adat Nyeser” adalah karya dari Komunitas KiliKulu Films, sebuah komunitas film orang muda di Kabupaten Sanggau yang bertekad mengangkat narasi lokal dari kampung, hutan, dan sungai ke ruang tontonan yang lebih luas.

Dalam meraih penghargaan ini, KiliKulu Films berkolaborasi dengan Samudra Bekudongk dan Saka Sinema, yang bertindak sebagai publisher film. 

Foto :  Tim KiliKulu Films berkolaborasi dengan Samudra Bekudongk dan Saka Sinem


Penghargaan dewan juri ini secara khusus menyoroti kekuatan penuturan orisinal film tersebut. “Amoth: Ritual Adat Nyeser” merekam ritual Nyeser sebagai praktik hidup yang menjaga ingatan, keseimbangan, dan ikatan kekerabatan antara manusia dan alam. 

Baca juga

Gandeng PMI Sanggau, ANTAM Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
Yohanes Ontot di Dampingi Forkompimcam Tayan Hilir menyerahkan bantuan kepada musibah ebakaran 
Hadirnya G3 di Kabupaten Sanggau Bentuk Dukungan Mencapai Visi Bupati Sanggau 


Berlatar di Sanggau, Kalimantan Barat, film ini merekam dari dalam komunitas saat para perajin, anak muda, dan tetua menyiapkan ritual sakral ini.

- Advertisement -

Ritual Nyeser sendiri adalah tradisi yang dijalankan oleh masyarakat Dayak Taba untuk menjaga keseimbangan antara manusia, roh, dan alam di tengah hutan lebat.

Sosok Amoth, yang dipercaya sebagai roh penunggu, dihormati dengan persembahan agar tidak mengganggu panen. 

Muhammad Aqil Noviandri, sutradara film “Amoth,” menyampaikan bahwa penghargaan ini dipersembahkan untuk Masyarakat Dusun Syam Desa Temiang Taba, Ketua Adat, serta orang muda yang menjaga tradisi agar tetap hidup dalam keseharian mereka. 


“Penghargaan ini kami persembahkan masyarakat Kabupaten Sanggau bukan sebagai tontonan, melainkan sebagai peta merawat tanah, air, dan sesama,” ujar Aqil.

Ia berharap penonton dapat merasakan kehangatan ritual ini, di mana ingatan, tanggung jawab, dan komunitas berjalan seirama. 


Menurut Aqil, film ini dibuat untuk memperlihatkan bagaimana spiritualitas, ladang, dan bayangan ‘hantu’ Amoth berjalan di dalam pikiran masyarakat, bukan sekadar muncul dalam ritual.

Ritual Nyeser, baginya, adalah cerminan hubungan manusia dengan alam dan rasa takut yang membentuk cara mereka menjaga hutan dan panen.

Lewat gestur, doa, dan hening dalam film, ritual ini digambarkan sebagai panduan untuk hidup selaras dengan hutan. 


KIIFF 2025 sendiri berlangsung di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada 16-20 September 2025, dengan fokus pada tema “Preserving Indigenous Ecological Knowledge”.  (***)

TAG:#Sanggau #Kalbar #DayakTaba #Amoth #RitualNyeser #KIIFF2025 #KearifanLokal #FilmPendekIndonesia #KiliKuluFilms
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Mengapa Bendera Dayak Merah-Kuning-Biru Bukan Simbol Politik? Ini Penjelasan Naskah Akademiknya
SE Larangan Bakar Lahan Diprotes DAD Pontianak, Dinilai Tabrak UU dan Perda Kearifan Lokal
Minta Perda Kearifan Berladang Dicabut, Sekjen DAD Sanggau Reaksi Keras Statement Kepala BNPB
Dampak Kabut Asap di Sanggau: Sekolah Diliburkan Sementara, Siswa BDR 13–14 Agustus
Dugaan Pembuangan Limbah di Sungai Lape Tayan Hulu, Barak Nusantara Bakal Gelar Aksi Demonstrasi di Mabes Polri dan KLH

Berita Menarik Lainnya

Satgas Karhutla Sanggau Perpanjang Masa Tanggap Darurat untuk Antisipasi Dampak Kebakaran
16 jam lalu
Ketuk Pintu Langit Lewat Doa dan Adat, Hujan Akhirnya Basahi Bumi Daranante
3 hari lalu
Sabu 1,56 Gram dan Bong Diamankan, Tim Tindak Polsek Kembayan Gagalkan Peredaran Narkoba
4 hari lalu
Dukung Kesejahteraan Warga Noyan, CSR PT GKM Bersinergi dengan TNI Bangun Jembatan Armco Sungai Dangin
4 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar