Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026
    3 hari lalu
    Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
    3 minggu lalu
    Gandeng Komunitas Motor dan Pengusaha, Pemuda Katolik Sanggau Gelar Trabas Alam dan Baksos di Parindu
    3 minggu lalu
    Imigrasi Sanggau Dorong Pengawasan Partisipatif Melalui Desa Binaan
    4 minggu lalu
    Judol dan Pinjol Intai Anak Muda, Ketua BPM Kalbar: Jangan Tergiur Uang Instan!
    4 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Amoth: Ritual Adat Nyeser Raih Penghargaan di KIIFF 2025, Angkat Kearifan Dayak Sanggau Kalimantan Barat
Sanggau

Amoth: Ritual Adat Nyeser Raih Penghargaan di KIIFF 2025, Angkat Kearifan Dayak Sanggau Kalimantan Barat

kornelis
Diperbarui: 03/10/2025 13:12
kornelis
9 bulan lalu
Bagikan

Sanggau, Halokalbar.com – Film pendek berjudul “Amoth: Ritual Adat Nyeser” berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Honorable Mention: Original Story di ajang Kalimantan International Indigenous Film Festival (KIIFF) 2025.

Film yang merupakan garapan anak muda Kabupaten Sanggau ini merayakan kearifan lokal Dayak Taba sebagai penuntun hidup dan ekologis. 


Merekam Ritual Nyeser, Penjaga Keseimbangan Manusia dan Alam
Film “Amoth: Ritual Adat Nyeser” adalah karya dari Komunitas KiliKulu Films, sebuah komunitas film orang muda di Kabupaten Sanggau yang bertekad mengangkat narasi lokal dari kampung, hutan, dan sungai ke ruang tontonan yang lebih luas.

Dalam meraih penghargaan ini, KiliKulu Films berkolaborasi dengan Samudra Bekudongk dan Saka Sinema, yang bertindak sebagai publisher film. 

Foto :  Tim KiliKulu Films berkolaborasi dengan Samudra Bekudongk dan Saka Sinem


Penghargaan dewan juri ini secara khusus menyoroti kekuatan penuturan orisinal film tersebut. “Amoth: Ritual Adat Nyeser” merekam ritual Nyeser sebagai praktik hidup yang menjaga ingatan, keseimbangan, dan ikatan kekerabatan antara manusia dan alam. 

Baca juga

Sanggau Nyatakan Kesiapan Penuh Sebagai Tuan Rumah Festival Lestari 2026: Luncurkan Paket Ekowisata
Wujudkan Indonesia Bersinar, BNN Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sanggau
Sokong Ekonomi Sirkular, Program FOLUR Sanggau Latih Warga Olah Limbah Sawit dan Kembangkan Ekowisata


Berlatar di Sanggau, Kalimantan Barat, film ini merekam dari dalam komunitas saat para perajin, anak muda, dan tetua menyiapkan ritual sakral ini.

- Advertisement -

Ritual Nyeser sendiri adalah tradisi yang dijalankan oleh masyarakat Dayak Taba untuk menjaga keseimbangan antara manusia, roh, dan alam di tengah hutan lebat.

Sosok Amoth, yang dipercaya sebagai roh penunggu, dihormati dengan persembahan agar tidak mengganggu panen. 

Muhammad Aqil Noviandri, sutradara film “Amoth,” menyampaikan bahwa penghargaan ini dipersembahkan untuk Masyarakat Dusun Syam Desa Temiang Taba, Ketua Adat, serta orang muda yang menjaga tradisi agar tetap hidup dalam keseharian mereka. 


“Penghargaan ini kami persembahkan masyarakat Kabupaten Sanggau bukan sebagai tontonan, melainkan sebagai peta merawat tanah, air, dan sesama,” ujar Aqil.

Ia berharap penonton dapat merasakan kehangatan ritual ini, di mana ingatan, tanggung jawab, dan komunitas berjalan seirama. 


Menurut Aqil, film ini dibuat untuk memperlihatkan bagaimana spiritualitas, ladang, dan bayangan ‘hantu’ Amoth berjalan di dalam pikiran masyarakat, bukan sekadar muncul dalam ritual.

Ritual Nyeser, baginya, adalah cerminan hubungan manusia dengan alam dan rasa takut yang membentuk cara mereka menjaga hutan dan panen.

Lewat gestur, doa, dan hening dalam film, ritual ini digambarkan sebagai panduan untuk hidup selaras dengan hutan. 


KIIFF 2025 sendiri berlangsung di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada 16-20 September 2025, dengan fokus pada tema “Preserving Indigenous Ecological Knowledge”.  (***)

TAG:#Sanggau #Kalbar #DayakTaba #Amoth #RitualNyeser #KIIFF2025 #KearifanLokal #FilmPendekIndonesia #KiliKuluFilms
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Gandeng Komunitas Motor dan Pengusaha, Pemuda Katolik Sanggau Gelar Trabas Alam dan Baksos di Parindu
Judol dan Pinjol Intai Anak Muda, Ketua BPM Kalbar: Jangan Tergiur Uang Instan!
Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
Imigrasi Sanggau Dorong Pengawasan Partisipatif Melalui Desa Binaan
Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026

Berita Menarik Lainnya

Unggul Telak, Ape Resmi Pimpin Paguyuban Bhakti Sentosa Sanggau
1 bulan lalu
PMI Sanggau Perkuat Stok Darah Lewat Aksi Kemanusiaan di PT BHD
1 bulan lalu
Sabet Penghargaan Desa Patuh Pajak Kendaraan, Desa Tri Mulya Jadi Teladan di Kabupaten Sanggau
1 bulan lalu
Putra Dayak Kalbar Harumkan Nama Daerah, Sutrisno Tabeas Resmi Jabat Kajari Ngada NTT
1 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar