Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Kawal Pembangunan Sanggau, KAMANG Komitmen Pantau dan Cegah Penyimpangan Anggaran
    3 jam lalu
    Mahasiswa Magister MIA UNTAN Perkuat Tata Kelola Desa Parit Setia Melalui Aksi Pengabdian Masyarakat
    5 hari lalu
    Wakili Bupati, Susana Herpena Buka Musrenbang Jangkang: Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Berkeadilan
    6 hari lalu
    Usulkan Ribuan, Hanya 200 Unit RTLH di Sanggau Disetujui Pusat, Fokus di Kecamatan Jangkang
    1 minggu lalu
    Gagalkan Penyelundupan 1,5 Ton Daging Ilegal, Patroli Gabungan Sisir Jalur Tikus PLBN Entikong
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Vivo & BP Mundur dari ‘Serapan’ BBM Impor Pertamina: Gara-Gara Etanol 3,5%?
Nasional

Vivo & BP Mundur dari ‘Serapan’ BBM Impor Pertamina: Gara-Gara Etanol 3,5%?

VIVM
Diperbarui: 06/10/2025 21:53
VIVM
4 bulan lalu
Bagikan

Senin, 06 Oktober 2025 – Dua pemain besar SPBU swasta—PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) dan BP-AKR / APR—memutuskan tidak lanjut menyerap pasokan BBM impor yang difasilitasi Pertamina setelah muncul temuan kandungan etanol pada sample base fuel impor. Keputusan mendadak ini memunculkan pertanyaan tentang kualitas impor, koordinasi antarbadan usaha, dan apakah langkah ini akan berdampak pada pasokan BBM untuk konsumen.


  • Vivo dan BP semula sempat sepakat menyerap sebagian dari kargo BBM impor Pertamina, termasuk kesepakatan awal Vivo untuk membeli 40.000 barel dari 100.000 barel kargo. Namun belakangan Vivo membatalkan pembelian 40.000 barel setelah hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kandungan etanol sekitar 3,5% dalam base fuel. Keputusan serupa diambil BP-AKR dan APR.

  • Pernyataan resmi Pertamina menyebut bahwa kasus ini ditindaklanjuti lewat pembahasan teknis lebih lanjut antara Pertamina, Vivo, BP/APR dan pihak terkait—artinya proses negosiasi belum berakhir dan masih ada peluang kerja sama yang diperbaiki.

  • Media nasional menyorot bahwa meski kadar etanol tersebut secara teknis masih di bawah atau sesuai beberapa aturan, ketidakcocokan spesifikasi dengan kebutuhan setia SPBU swasta menjadi alasan penundaan/penolakan. Kejadian ini memicu kekhawatiran soal transparansi uji mutu dan kontrol kualitas impor.

(Perlu dicatat: laporan media berbeda-beda pada detail angka; pembaca disarankan melihat rilis resmi setiap pihak untuk verifikasi.)


Kandungan aditif seperti etanol atau bio-komponen dalam base fuel bisa memengaruhi:

  • kompatibilitas mesin kendaraan tertentu,

  • sertifikasi/spek teknis yang diminta oleh pengelola SPBU swasta, dan

  • garansi / risiko korosi bila tidak sesuai standar operator.

Karena Vivo dan BP mewakili jaringan SPBU yang harus menjaga kualitas layanan untuk pelanggan, temuan laboratorium yang berbeda kecil pun bisa menjadi alasan menunda serapan sambil menuntut klarifikasi teknis dan jaminan mutu.


  • Pertamina / Pertamina Patra Niaga: Mendorong dialog dan menegaskan akan menindaklanjuti pembicaraan teknis agar kerja sama impor dapat berjalan lancar jika kondisi teknis terpenuhi. Pertamina juga menegaskan bahwa proses pengiriman kargo tetap berlangsung sesuai jadwal pengapalan.

  • Vivo & BP/APR: Memutuskan batal menyerap pada tahap tertentu — langkah ini dipublikasikan oleh media dan pernyataan perwakilan pelaku usaha (via rapat DPR dan pernyataan media). Mereka menekankan pentingnya kepastian mutu sebelum menyalurkan ke jaringan SPBU.

  • Pemerintah / ESDM: Pernyataan terkait sinkronisasi impor menyebut tidak ada pembelian BBM tambahan di luar kesepakatan, dan semua pihak diimbau berkoordinasi agar pasokan tetap aman.

TAG:BBMEtanol 35%VIVO dan BP
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Heboh! Hotman Paris Soroti Skandal ‘Cinta Segi Enam’ di Pontianak: Melibatkan Pengusaha dan Tiga Pasangan
Pertama di Indonesia! Guru Bahasa Inggris di Sanggau Raih Pelatihan Gratis dari University of New England Australia
Febri Wijaya Ahie Resmi Dilantik Sebagai Ketua Pengcab ORADO Sanggau Periode 2024-2028
PT Menara Tanjung Ekspansi Layanan ke Seluruh Kalbar, Jamin Keberangkatan Umrah dan Haji Plus Aman
Dugaan Korupsi Tambang Bauksit, Kejati Kalbar Geledah Kantor PT DSM di Toba Sanggau

Berita Menarik Lainnya

Dukung Asta Cita, Pertamina Beberkan Strategi Swasembada Energi dan Penguatan Ekonomi Desa di DPR
5 hari lalu
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
1 minggu lalu
Butuh Dana Dana Tunai ??? Ini Solusinya !!!!
2 minggu lalu
Jaringan Terorganisir di Balik Tambang Emas Ilegal : Siapa Dalang Suplai BBM, Merkuri, dan Logistik Lainnya?
2 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar