Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Modus Pinjam Antar Pacar, Dua Pemuda di Sekayam Gelapkan Motor Vario Senilai Rp28 Juta
    2 hari lalu
    Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
    2 hari lalu
    PLN IP UBP Sanggau Berbagi Berkah di Ponpes Hidayatullah Pasca Sukses Maintenance Unit 2
    2 hari lalu
    Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru Pembuatan Paspor Elektronik 2026
    3 hari lalu
    Polsek Kembayan Razia Knalpot Brong, 15 Motor Terjaring Tindak Tegas
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Gelombang Demo Indonesia Disorot Dunia: Dukungan Rakyat dari Luar Negeri, Kritik Pedas pada Jurnalis & Buzzer Pro-Elit
Internasional

Gelombang Demo Indonesia Disorot Dunia: Dukungan Rakyat dari Luar Negeri, Kritik Pedas pada Jurnalis & Buzzer Pro-Elit

VIVM
Diperbarui: 30/08/2025 19:38
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Internasional, 30 Agustus 2025 – Gelombang demonstrasi besar-besaran yang mengguncang Indonesia pada 30 Agustus 2025 terus menjadi sorotan, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional. Sejumlah media asing ternama, mulai dari The Guardian, Al Jazeera, hingga South China Morning Post, menyoroti eskalasi aksi massa yang berhasil menembus halaman gedung parlemen hingga menjalar ke berbagai kota besar.

Sorotan dunia internasional banyak menekankan pada ketidakpuasan rakyat terhadap praktik korupsi dan gaya hidup mewah anggota dewan. Dukungan moral pun mengalir dari berbagai komunitas diaspora Indonesia di luar negeri. Di platform seperti X (Twitter), Instagram, hingga Facebook, muncul tagar solidaritas seperti #StandWithIndonesia dan #FightCorruption, yang menegaskan dukungan global terhadap perjuangan rakyat Indonesia.

Namun, di tengah derasnya simpati masyarakat internasional, muncul dinamika yang memicu kontroversi di dalam negeri. Sejumlah jurnalis dan buzzer di media sosial justru tampak membela langkah kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan, sekaligus menyalahkan masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa. Narasi mereka menyebut demonstrasi sebagai tindakan “anarkis” yang merugikan stabilitas politik dan ekonomi.

Kritik pun bermunculan. Warganet menilai sikap sebagian media dan buzzer ini tidak lepas dari kedekatan mereka dengan elit politik, bahkan ada dugaan mereka mendapatkan keuntungan finansial dari pihak yang diuntungkan. “Mereka hanya peduli kantong pribadi, bukan penderitaan rakyat,” tulis salah satu komentar viral di Facebook, yang disukai puluhan ribu pengguna.

Sejumlah analis media melihat fenomena ini sebagai bukti fragmentasi peran jurnalisme di Indonesia. Sebagian jurnalis berdiri di sisi rakyat dengan melaporkan realitas di lapangan, sementara sebagian lainnya diduga melanggengkan narasi elit demi kepentingan tertentu. “Jika media kehilangan keberpihakannya pada rakyat, maka demokrasi sedang menghadapi krisis kepercayaan yang serius,” ujar seorang pengamat media dari LBH Pers dalam sebuah diskusi daring di YouTube.

Baca juga

Partisipasi Komunitas Pelari Run To Rise Sanggau di Kuching Marathon 2025, Pererat Hubungan Indonesia-Malaysia
Tarif Trump 2025: Kado Pahit untuk 68 Negara, Ekonomi Dunia di Ujung Jurang Resesi
Demo 30 Agustus Dibungkam: Media Sosial Diblokir, Jurnalis Dipukul, Dunia Angkat Bicara

Di sisi lain, dukungan internasional terus mengalir. Warganet dari Malaysia, Jerman, hingga Amerika Serikat mengungkapkan rasa simpati mereka terhadap perjuangan rakyat Indonesia melawan praktik korupsi. Video solidaritas yang diunggah komunitas mahasiswa Indonesia di Berlin menjadi viral di Instagram, memperlihatkan aksi doa bersama dan seruan agar dunia internasional lebih memperhatikan perkembangan di Indonesia.

- Advertisement -

Dengan situasi yang terus memanas, demonstrasi ini kini bukan hanya isu lokal, tetapi sudah menjadi perhatian global. Di satu sisi, rakyat Indonesia mendapatkan dukungan luas dari komunitas internasional. Namun di sisi lain, mereka juga menghadapi propaganda dari sebagian media dan buzzer yang diduga berafiliasi dengan elit politik, memperlebar jurang antara rakyat dan penguasa.

TAG:Dukungan Luar Negerifragmentasi jurnalisPerhatian Media Dunia
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Tiga Nama Resmi Masuk Bursa Calon Ketua KONI, TPP Mulai Verifikasi Berkas
Wujudkan Demokrasi Bermartabat, Pemuda Katolik Kalbar Gandeng KPU Perkuat Sinergi
Bursa Calon Ketua KONI Sanggau Memanas: Ketua POBSI Resmi Serahkan Berkas Pendaftaran
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta

Berita Menarik Lainnya

Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
3 minggu lalu
Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
6 bulan lalu
Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
7 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
7 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar