Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Foto Istimewa :Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ICDN Kalimantan Barat
    Perkuat Sinergi, Rektor Untan Sambut Audiensi Pengurus DPW ICDN Kalbar
    4 hari lalu
    Sokong Ekonomi Sirkular, Program FOLUR Sanggau Latih Warga Olah Limbah Sawit dan Kembangkan Ekowisata
    4 hari lalu
    Sabet Penghargaan Desa Patuh Pajak Kendaraan, Desa Tri Mulya Jadi Teladan di Kabupaten Sanggau
    5 hari lalu
    Putra Dayak Kalbar Harumkan Nama Daerah, Sutrisno Tabeas Resmi Jabat Kajari Ngada NTT
    5 hari lalu
    Amankan Warga Landak, Tim Jibom Gegana Musnahkan Granat Nanas Sisa Perang
    1 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Dilarang Bicara, Mereka Membalas: Protes Besar di Nepal Usai Larangan 26 Platform
Internasional

Dilarang Bicara, Mereka Membalas: Protes Besar di Nepal Usai Larangan 26 Platform

VIVM
Diperbarui: 09/09/2025 0:43
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Kathmandu, 8 September 2025 — Gelombang protes yang dipimpin kaum muda meletus di seluruh Nepal setelah pemerintah memblokir puluhan platform media sosial dan pesan instan. Bentrokan dengan aparat keamanan berujung pada puluhan korban jiwa, pengunduran diri Menteri Dalam Negeri, dan pemberlakuan jam malam/pengetatan keamanan di ibu kota. Aksi itu berkembang cepat dari protes digital menjadi tuntutan politik yang lebih luas — termasuk kecaman atas dugaan korupsi dan otoritarianisme.


Pemicunya adalah keputusan pemerintah untuk memblokir sekitar 26 platform besar — termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, X, dan YouTube — setelah perusahaan-perusahaan tersebut gagal memenuhi persyaratan pendaftaran dan regulasi baru yang ketat. Banyak pemuda menilai langkah itu sebagai pembungkaman kebebasan berekspresi dan kontrol pemerintah terhadap ruang publik digital; kampanye protes cepat menyebar lewat TikTok dan jejaring lokal.


  • Mobilisasi massa: Ribuan mahasiswa dan aktivis (yang diberi label “Gen Z” di media) turun ke jalan-jalan utama di Kathmandu, Pokhara dan kota-kota lain. Aksi bermula damai tetapi cepat memanas saat demonstran mencoba mendekat ke kompleks parlemen.

  • Kekerasan & korban: Tembakan gas air mata, peluru karet, dan — menurut sejumlah laporan — penggunaan amunisi lebih keras oleh aparat membuat bentrokan berubah mematikan. Laporan media internasional menyebut setidaknya 19 orang tewas dan puluhan luka-luka; angka ini terus berkembang karena situasi dinamis.

  • Respon politik: Menyusul eskalasi, Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak mengundurkan diri, dan pemerintah memanggil rapat darurat kabinet; jam malam dan pengerahan pasukan dilaporkan di beberapa wilayah.

Media internasional dan organisasi HAM menyerukan penyelidikan atas penggunaan kekuatan yang berlebihan; beberapa negara mengekspresikan keprihatinan atas kebebasan berekspresi dan stabilitas di Nepal. Laporan-laporan utama menekankan perlunya dialog politik untuk mencegah konflik lebih lanjut.

TAG:Gen Z NepalPembatasan Sosial MediaUnjuk Rasa Nepal
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Dorong Imigrasi Entikong Perkuat Program Desa Binaan
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Gali Potensi PAD, Bapenda Sanggau Pantau Langsung Transaksi di Rumah Makan dan Hotel
Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR

Berita Menarik Lainnya

Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
6 bulan lalu
Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
7 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
7 bulan lalu
Veto Jadi Biang Kebuntuan, Dunia Mendesak Reformasi Dewan Keamanan PBB
7 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar