Sanggau,Haloklbar.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Sanggau pada Kamis 12 Maret 2026
Dalam arahannya, Krisantus menekankan bahwa perencanaan pembangunan tidak boleh lagi bersifat instruksi dari atas ke bawah (top-down), melainkan harus berdasarkan aspirasi murni dari masyarakat (bottom-up).
Krisantus menjelaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan ruang sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Fokus utama Pemerintah Provinsi Kalbar saat ini adalah mengejar ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Fokus utama kami tentu infrastruktur dan kesehatan, karena IPM kita masih berada pada angka 72. Selain itu, pendidikan dan ekonomi juga menjadi pilar utama yang harus diperkuat,” ujar Krisantus.
Sentil Perusahaan: “Jangan Hanya Keruk Hasil Bumi”
Selain menyoroti birokrasi, Wakil Gubernur juga memberikan pesan menukik bagi para investor dan pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Sanggau.
Ia meminta perusahaan lebih serius dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia menegaskan agar eksploitasi sumber daya alam harus berbanding lurus dengan kesejahteraan warga lokal.
“Cintai Kalimantan Barat, peduli terhadap Sanggau. Jangan hanya mengeruk hasil bumi dari Sanggau lalu dibawa keluar tanpa memberikan dampak bagi daerah. Jalankan kewajiban CSR sesuai aturan,” tegasnya.
Evaluasi Tata Ruang dan Pesan Stabilitas
Krisantus juga menyoroti masalah penataan ruang wilayah yang selama ini dinilai sering memicu konflik horizontal karena disusun tanpa melihat kondisi faktual di lapangan.
Menurutnya, tata ruang yang disusun “di atas meja” perlu ditata ulang agar lebih humanis dan aplikatif.
Menutup sambutannya, Wagub Krisantus menenangkan masyarakat terkait isu kelangkaan energi yang sempat beredar. Ia mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
“Jangan panik, yakin dan percayalah BBM itu ada. Pemerintah akan terus menjaga stabilitas pasokan,” pungkasnya.(***)
Buka Musrenbang Sanggau, Wagub Krisantus Tegaskan Pembangunan Harus ‘Bottom-Up’ dan Pro-Rakyat
Bagikan
