Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jaga Hutan Adat, DAD dan PDKS Sanggau Dukung Ketegasan Polisi Tindak PETI di Batang Tarang
    5 jam lalu
    Sentuhan Humanis Polsek Noyan di Hari Bhayangkara, Salurkan Paket Sembako untuk Warga
    6 jam lalu
    Bea Cukai Kalbar Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Pakaian Bekas di Perbatasan Entikong
    14 jam lalu
    Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengki Berharap Generasi Muda Tumbuh Sehat dan Bebas Narkotika
    14 jam lalu
    Serap Aspirasi di Kecamatan Jangkang, Alfonsus Masgio Gelar Reses Masa Persidangan III Tahun 2026
    1 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik
Ragam

Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik

kornelis
Diperbarui: 06/08/2025 9:52
kornelis
11 bulan lalu
Bagikan

Sanggau–Haloklbar.com 

Di tengah maraknya berbagai jenis usaha, ada satu sektor yang seringkali terlewatkan dan jarang dilirik oleh para pelaku bisnis, yaitu peternakan babi.

Meskipun di beberapa daerah bisnis ini sangat dominan, secara umum, usaha ini belum mendapatkan perhatian luas seperti peternakan ayam atau sapi. Padahal, potensi keuntungannya sangat menjanjikan.

Selama ini, peternakan babi seringkali dianggap sebelah mata karena berbagai stigma, baik dari segi agama maupun sosial.

Namun, bagi para pebisnis yang jeli, celah ini justru menjadi peluang emas. Permintaan pasar akan daging babi, terutama di kota-kota besar dan daerah dengan mayoritas non-muslim, selalu stabil dan cenderung meningkat.

Baca juga

Berikut Daftar Nama Pejabat Utama di Jajaran Polres Sanggau yang di ganti di tahun 2023
Geger Data Pemilih Sanggau: Puluhan Warga ‘Meninggal’ Ternyata Masih Hidup, KPU Soroti Human Error BPS-BPJS
Tanam Jangung di Lahan Demplot 1 Hektare, Polsek Jangkang Bersama warga Wujudkan  Kemandirian 

Mengapa Peternakan Babi Menjanjikan?

- Advertisement -

Ada beberapa alasan mengapa bisnis ini layak diperhitungkan:

Permintaan Pasar yang Stabil: Daging babi adalah bahan baku utama untuk berbagai kuliner, mulai dari restoran, hotel, hingga industri olahan makanan. Permintaan ini tidak pernah surut.

Harga Jual yang Tinggi: Dibandingkan daging ayam atau ikan, harga daging babi per kilogram cenderung lebih tinggi, yang secara otomatis meningkatkan margin keuntungan.

Proses Ternak yang Efisien: Babi memiliki tingkat reproduksi yang tinggi dan pertumbuhan yang cepat. Dalam waktu sekitar 6-8 bulan, seekor babi sudah bisa siap panen.

Pakan yang Fleksibel: Babi dikenal sebagai hewan omnivora yang dapat mengonsumsi berbagai jenis pakan, termasuk sisa-sisa makanan, yang bisa menekan biaya produksi.

Meski menjanjikan, peternakan babi juga memiliki tantangan, terutama terkait pengelolaan limbah dan isu sanitasi. Bau yang dihasilkan seringkali menjadi masalah utama.

Namun, saat ini sudah banyak teknologi modern yang bisa membantu peternak mengatasi masalah ini, seperti penggunaan bio-digester untuk mengolah limbah menjadi biogas, atau sistem kandang tertutup yang lebih higienis.

Selain itu, tantangan lainnya adalah modal awal yang cukup besar dan risiko penyakit. Namun, dengan perencanaan bisnis yang matang, manajemen keuangan yang baik, dan , risiko-risiko tersebut bisa diminimalisir.

Salah satu contoh sukses datang dari Suherman pengusaha babi Dari Kabupaten Sanggau , seorang pengusaha yang awalnya merintis usaha peternakan babi di daerah Kabupaten Sanggau

Suherman awalnya hanya memiliki beberapa ekor babi, namun dengan menerapkan manajemen yang modern dan pemasaran digital, kini ia sudah memiliki ratusan ekor.

“Awalnya banyak yang meragukan. Tapi saya melihat ini sebagai peluang yang besar. Saya fokus pada kualitas daging dan kebersihan kandang. Selain itu, saya juga memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menjual  babi, yang ternyata sangat diminati,” ujar Herman sapaan akrabnya.

Kisah sukses Herman membuktikan bahwa dengan inovasi dan keberanian, bisnis yang dianggap sepele pun bisa menjadi ladang cuan. Peternakan babi, yang selama ini jarang dilirik, kini mulai menunjukkan taringnya sebagai salah satu sektor bisnis yang menjanjikan di Indonesia.(***)

 

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka1
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026
Kejagung Selidiki Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar ke Eks Anggota DPR RI dalam Kasus Bauksit Kalbar
Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengki Berharap Generasi Muda Tumbuh Sehat dan Bebas Narkotika
Kebakaran di Gg Bhakti Sanggau, Satu Rumah Hangus Dipicu Korek Api
Bea Cukai Kalbar Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Pakaian Bekas di Perbatasan Entikong

Berita Menarik Lainnya

Cetak Pemimpin Berintegritas, Pemuda Katolik Kalbar Gelar KKM dan Sekolah Politik
2 bulan lalu
RDP Komisi XIII: Paolus Hadi Desak KSP Objektif Kelola Isu Strategis Daerah
2 bulan lalu
PLN Indonesia Power UBP Sanggau Salurkan 100 Seng untuk Gereja GAPPIN Bethesda
3 bulan lalu
Buka Musrenbang Sanggau, Wagub Krisantus Tegaskan Pembangunan Harus ‘Bottom-Up’ dan Pro-Rakyat
4 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar