Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Minta Perda Kearifan Berladang Dicabut, Sekjen DAD Sanggau Reaksi Keras Statement Kepala BNPB
    3 jam lalu
    Hadiri Pelantikan Ayoung Tao Ketungau Tesaek, Anggota DPR RI Paolus Hadi Tekankan Pentingnya Perlindungan HAM dan Masyarakat Adat
    21 jam lalu
    Kanim Sanggau Gandeng Komisi XIII DPR RI, Perkuat Sarpras Imigrasi dan Proteksi PMI di Perbatasan
    1 hari lalu
    Cegah TPPO di Perbatasan, Wabup Sanggau Susana Herpena Dukung Program Desa Binaan Imigrasi
    1 hari lalu
    Tanggap Cepat Karhutla di Sabang Merah, BPBD Sanggau Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik
Ragam

Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik

kornelis
Diperbarui: 06/08/2025 9:52
kornelis
1 tahun lalu
Bagikan

Sanggau–Haloklbar.com 

Di tengah maraknya berbagai jenis usaha, ada satu sektor yang seringkali terlewatkan dan jarang dilirik oleh para pelaku bisnis, yaitu peternakan babi.

Meskipun di beberapa daerah bisnis ini sangat dominan, secara umum, usaha ini belum mendapatkan perhatian luas seperti peternakan ayam atau sapi. Padahal, potensi keuntungannya sangat menjanjikan.

Selama ini, peternakan babi seringkali dianggap sebelah mata karena berbagai stigma, baik dari segi agama maupun sosial.

Namun, bagi para pebisnis yang jeli, celah ini justru menjadi peluang emas. Permintaan pasar akan daging babi, terutama di kota-kota besar dan daerah dengan mayoritas non-muslim, selalu stabil dan cenderung meningkat.

Baca juga

BPC HIPMI Sanggau, Dukung Tim Sepak Bola Sanggau Di Ajang Porprov Kalbar Mendatang
Bea Cukai Entikong Ungkap Peredaran Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Ratusan Juta
WKRI DPC Hati Kudus Yesus Berbagi Kasih bagikan sembako kepada warga yang kurang mampu

Mengapa Peternakan Babi Menjanjikan?

- Advertisement -

Ada beberapa alasan mengapa bisnis ini layak diperhitungkan:

Permintaan Pasar yang Stabil: Daging babi adalah bahan baku utama untuk berbagai kuliner, mulai dari restoran, hotel, hingga industri olahan makanan. Permintaan ini tidak pernah surut.

Harga Jual yang Tinggi: Dibandingkan daging ayam atau ikan, harga daging babi per kilogram cenderung lebih tinggi, yang secara otomatis meningkatkan margin keuntungan.

Proses Ternak yang Efisien: Babi memiliki tingkat reproduksi yang tinggi dan pertumbuhan yang cepat. Dalam waktu sekitar 6-8 bulan, seekor babi sudah bisa siap panen.

Pakan yang Fleksibel: Babi dikenal sebagai hewan omnivora yang dapat mengonsumsi berbagai jenis pakan, termasuk sisa-sisa makanan, yang bisa menekan biaya produksi.

Meski menjanjikan, peternakan babi juga memiliki tantangan, terutama terkait pengelolaan limbah dan isu sanitasi. Bau yang dihasilkan seringkali menjadi masalah utama.

Namun, saat ini sudah banyak teknologi modern yang bisa membantu peternak mengatasi masalah ini, seperti penggunaan bio-digester untuk mengolah limbah menjadi biogas, atau sistem kandang tertutup yang lebih higienis.

Selain itu, tantangan lainnya adalah modal awal yang cukup besar dan risiko penyakit. Namun, dengan perencanaan bisnis yang matang, manajemen keuangan yang baik, dan , risiko-risiko tersebut bisa diminimalisir.

Salah satu contoh sukses datang dari Suherman pengusaha babi Dari Kabupaten Sanggau , seorang pengusaha yang awalnya merintis usaha peternakan babi di daerah Kabupaten Sanggau

Suherman awalnya hanya memiliki beberapa ekor babi, namun dengan menerapkan manajemen yang modern dan pemasaran digital, kini ia sudah memiliki ratusan ekor.

“Awalnya banyak yang meragukan. Tapi saya melihat ini sebagai peluang yang besar. Saya fokus pada kualitas daging dan kebersihan kandang. Selain itu, saya juga memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menjual  babi, yang ternyata sangat diminati,” ujar Herman sapaan akrabnya.

Kisah sukses Herman membuktikan bahwa dengan inovasi dan keberanian, bisnis yang dianggap sepele pun bisa menjadi ladang cuan. Peternakan babi, yang selama ini jarang dilirik, kini mulai menunjukkan taringnya sebagai salah satu sektor bisnis yang menjanjikan di Indonesia.(***)

 

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka1
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Pererat Silaturahmi, Pengurus Gardayak Sanggau Kunjungi Tokoh Masyarakat Paolus Hadi
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Berita Menarik Lainnya

Hadiri Pelantikan Ayoung Tao Ketungau Tesaek, Anggota DPR RI Paolus Hadi Tekankan Pentingnya Perlindungan HAM dan Masyarakat Adat
21 jam lalu
Kemudahan Berobat ke RS Borneo Medical Centre Kuching: Solusi Layanan Kesehatan Bagi Warga Kalbar
5 hari lalu
Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau, Ambius Anton
Vaksin Rabies dan ASF Kosong di Sanggau, Hanya Vaksin Ayam yang Aman
6 hari lalu
Rakor BPBD se-Kalbar, BPBD Sanggau Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Bencana
7 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar