Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jembatan Kelampai Parindu Terancam Putus, Anggota DPRD Sanggau Wendy Krisandy Desak Penanganan Cepat
    2 hari lalu
    Musim Kemarau Tiba, BPBD Sanggau Ajak Masyarakat Kolaborasi Cegah Karhutla Sejak Dini
    2 hari lalu
    Pansel Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Rekam Jejak JPTP Sanggau 2026, Ini Daftar Nama Pelamar yang Lulus
    2 hari lalu
    Disbunnak Sanggau Fasilitasi Pelatihan Biosekuritas Peternak Program CABI di Entikong
    2 hari lalu
    Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau, Ambius Anton
    Vaksin Rabies dan ASF Kosong di Sanggau, Hanya Vaksin Ayam yang Aman
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Kelaparan di Gaza Makin Parah: Anak-anak Tewas, Air Kotor, dan Blokade yang Tak Kunjung Usai
Internasional

Kelaparan di Gaza Makin Parah: Anak-anak Tewas, Air Kotor, dan Blokade yang Tak Kunjung Usai

VIVM
Diperbarui: 15/08/2025 23:44
VIVM
12 bulan lalu
Bagikan

Gaza, 15 Agustus 2025 — Situasi di Jalur Gaza semakin mengerikan. Krisis pangan sudah mencapai ambang kelaparan total, anak-anak pertama sudah meninggal karena malnutrisi parah, dan warga terpaksa minum air yang bisa membunuh. Sementara dunia menyoroti, bantuan masih tertahan dan warga sendiri merasa dikhianati.

Konten
Korban Kelaparan: Lebih Banyak Jiwa Tumbang Setiap HariAir Kotor: Rasan Mengancam JiwaBantuan Tersendat: Koridor Tertutup, Suara Gereja, Sekali Lagi Seruan DuniaRespons Israel vs Realita di Tanah Gaza

Korban Kelaparan: Lebih Banyak Jiwa Tumbang Setiap Hari

  • Militan blokade Israel menelan korban nyawa: Dalam 24 jam terakhir dilaporkan 6 orang—termasuk anak—meninggal akibat kelaparan di Gaza.

  • LOD video suram UNRWA: “Keluarga, kawasan, dan satu generasi sedang dihapuskan,” demikian pernyataan media sosial PBB.

  • Data layak gemetar: Lebih dari 500.000 orang berada di ambang kelaparan, hampir seperempat populasi, sementara sisanya berada di tingkat darurat imun pangan.

  • WHO: Krisis tak bisa dibenarkan lagi: Dalam tujuh hari terakhir, tercatat 63 kematian terkait malnutrisi, termasuk 24 anak di bawah lima tahun, memicu sistem kesehatan yang benar-benar kolaps.


Air Kotor: Rasan Mengancam Jiwa

  • Warga minum air tercemar: Di kamp Muwasi, penduduk menyeduh air yang jelas berbahaya. Ketika truk tiba terlambat, mereka bahkan terpaksa menenggak air laut.

  • Katastrofe terstruktur: Infrastruktur air dan listrik hancur total—pabrik desalinasi tak bekerja, sumur dan pipa diserang, tenaga listrik hampir lenyap.

  • Akibatnya? Penyakit merebak, terutama bagi anak-anak,” kata tenaga medis terkait lonjakan diare dan penyakit lainnya.


Bantuan Tersendat: Koridor Tertutup, Suara Gereja, Sekali Lagi Seruan Dunia

  • Lebih dari 100 LSM global menyerukan penghentian blokade. Israel dituduh menolak sebanyak 60 permintaan bantuan di bulan Juli, membiarkan lebih dari $4 juta bantuan “parkir” di gudang.

  • 27 negara minta akses penuh ke PBB dan NGO. Seruan internasional makin mendesak agar Gaza segera “dibanjiri” bantuan—tapi realitas di lapangan masih jauh dari itu.

  • Puluhan ribu jiwa mati saat berebut bantuan. Lebih dari 700 orang tewas dan hampir 6.000 terluka di lokasi distribusi bantuan karena chaos dan tembakan.


Respons Israel vs Realita di Tanah Gaza

  • Netanyahu menyangkal krisis ini. Perdana Menteri Israel menyebut laporan tentang kelaparan sebagai propaganda Hamas—“tidak ada orang yang kelaparan,” tegasnya.

  • Tapi data berbicara lain: Ahli menunjukkan bahwa meski bantuan resmi meningkat, banyak anak sudah menderita malnutrisi parah dan butuh perawatan mendesak, bukan sekadar pasokan makanan reguler.


Situasi di Gaza bukan “fantasi kelaparan”—ini kenyataan pahit yang terjadi saat kita bertatap. Anak-anak yang tak pernah pilih konflik kini menjadi pintu tragedi. Jika akses bantuan tak segera dibuka, dan blokade terus dipertahankan—jumlah nyawa terancam tak terhitung jumlahnya.

TAG:Blokade Bantuan oleh IsraelKelaparan di Gaza
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Warga Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Penadah Emas Ilegal di Nanga Serawai
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Berita Menarik Lainnya

Kemudahan Berobat ke RS Borneo Medical Centre Kuching: Solusi Layanan Kesehatan Bagi Warga Kalbar
1 hari lalu
Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
2 bulan lalu
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
4 bulan lalu
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
4 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar