Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Modus Pinjam Antar Pacar, Dua Pemuda di Sekayam Gelapkan Motor Vario Senilai Rp28 Juta
    2 hari lalu
    Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
    2 hari lalu
    PLN IP UBP Sanggau Berbagi Berkah di Ponpes Hidayatullah Pasca Sukses Maintenance Unit 2
    2 hari lalu
    Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru Pembuatan Paspor Elektronik 2026
    3 hari lalu
    Polsek Kembayan Razia Knalpot Brong, 15 Motor Terjaring Tindak Tegas
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Kelaparan di Gaza Makin Parah: Anak-anak Tewas, Air Kotor, dan Blokade yang Tak Kunjung Usai
Internasional

Kelaparan di Gaza Makin Parah: Anak-anak Tewas, Air Kotor, dan Blokade yang Tak Kunjung Usai

VIVM
Diperbarui: 15/08/2025 23:44
VIVM
9 bulan lalu
Bagikan

Gaza, 15 Agustus 2025 — Situasi di Jalur Gaza semakin mengerikan. Krisis pangan sudah mencapai ambang kelaparan total, anak-anak pertama sudah meninggal karena malnutrisi parah, dan warga terpaksa minum air yang bisa membunuh. Sementara dunia menyoroti, bantuan masih tertahan dan warga sendiri merasa dikhianati.

Konten
Korban Kelaparan: Lebih Banyak Jiwa Tumbang Setiap HariAir Kotor: Rasan Mengancam JiwaBantuan Tersendat: Koridor Tertutup, Suara Gereja, Sekali Lagi Seruan DuniaRespons Israel vs Realita di Tanah Gaza

Korban Kelaparan: Lebih Banyak Jiwa Tumbang Setiap Hari

  • Militan blokade Israel menelan korban nyawa: Dalam 24 jam terakhir dilaporkan 6 orang—termasuk anak—meninggal akibat kelaparan di Gaza.

  • LOD video suram UNRWA: “Keluarga, kawasan, dan satu generasi sedang dihapuskan,” demikian pernyataan media sosial PBB.

  • Data layak gemetar: Lebih dari 500.000 orang berada di ambang kelaparan, hampir seperempat populasi, sementara sisanya berada di tingkat darurat imun pangan.

  • WHO: Krisis tak bisa dibenarkan lagi: Dalam tujuh hari terakhir, tercatat 63 kematian terkait malnutrisi, termasuk 24 anak di bawah lima tahun, memicu sistem kesehatan yang benar-benar kolaps.


Air Kotor: Rasan Mengancam Jiwa

  • Warga minum air tercemar: Di kamp Muwasi, penduduk menyeduh air yang jelas berbahaya. Ketika truk tiba terlambat, mereka bahkan terpaksa menenggak air laut.

  • Katastrofe terstruktur: Infrastruktur air dan listrik hancur total—pabrik desalinasi tak bekerja, sumur dan pipa diserang, tenaga listrik hampir lenyap.

  • Akibatnya? Penyakit merebak, terutama bagi anak-anak,” kata tenaga medis terkait lonjakan diare dan penyakit lainnya.


Bantuan Tersendat: Koridor Tertutup, Suara Gereja, Sekali Lagi Seruan Dunia

  • Lebih dari 100 LSM global menyerukan penghentian blokade. Israel dituduh menolak sebanyak 60 permintaan bantuan di bulan Juli, membiarkan lebih dari $4 juta bantuan “parkir” di gudang.

  • 27 negara minta akses penuh ke PBB dan NGO. Seruan internasional makin mendesak agar Gaza segera “dibanjiri” bantuan—tapi realitas di lapangan masih jauh dari itu.

  • Puluhan ribu jiwa mati saat berebut bantuan. Lebih dari 700 orang tewas dan hampir 6.000 terluka di lokasi distribusi bantuan karena chaos dan tembakan.


Respons Israel vs Realita di Tanah Gaza

  • Netanyahu menyangkal krisis ini. Perdana Menteri Israel menyebut laporan tentang kelaparan sebagai propaganda Hamas—“tidak ada orang yang kelaparan,” tegasnya.

  • Tapi data berbicara lain: Ahli menunjukkan bahwa meski bantuan resmi meningkat, banyak anak sudah menderita malnutrisi parah dan butuh perawatan mendesak, bukan sekadar pasokan makanan reguler.


Situasi di Gaza bukan “fantasi kelaparan”—ini kenyataan pahit yang terjadi saat kita bertatap. Anak-anak yang tak pernah pilih konflik kini menjadi pintu tragedi. Jika akses bantuan tak segera dibuka, dan blokade terus dipertahankan—jumlah nyawa terancam tak terhitung jumlahnya.

TAG:Blokade Bantuan oleh IsraelKelaparan di Gaza
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Tiga Nama Resmi Masuk Bursa Calon Ketua KONI, TPP Mulai Verifikasi Berkas
Wujudkan Demokrasi Bermartabat, Pemuda Katolik Kalbar Gandeng KPU Perkuat Sinergi
Bursa Calon Ketua KONI Sanggau Memanas: Ketua POBSI Resmi Serahkan Berkas Pendaftaran
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta

Berita Menarik Lainnya

Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
3 minggu lalu
Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
6 bulan lalu
Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
7 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
7 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar