Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    PMI Sanggau Perkuat Stok Darah Lewat Aksi Kemanusiaan di PT BHD
    4 hari lalu
    Foto Istimewa :Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ICDN Kalimantan Barat
    Perkuat Sinergi, Rektor Untan Sambut Audiensi Pengurus DPW ICDN Kalbar
    5 hari lalu
    Sokong Ekonomi Sirkular, Program FOLUR Sanggau Latih Warga Olah Limbah Sawit dan Kembangkan Ekowisata
    5 hari lalu
    Sabet Penghargaan Desa Patuh Pajak Kendaraan, Desa Tri Mulya Jadi Teladan di Kabupaten Sanggau
    5 hari lalu
    Putra Dayak Kalbar Harumkan Nama Daerah, Sutrisno Tabeas Resmi Jabat Kajari Ngada NTT
    5 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Ketapang > Belasan Anak & Guru Keracunan Usai Makan Gratis, Dapur MBG Ketapang Disetop
Ketapang

Belasan Anak & Guru Keracunan Usai Makan Gratis, Dapur MBG Ketapang Disetop

VIVM
Diperbarui: 24/09/2025 8:43
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Rabu, 24 September 2025 – Sebanyak belasan siswa dan seorang guru di SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa siang — memicu penutupan sementara dapur penyedia dan seruan dari orang tua serta aktivis agar program makan gratis nasional dievaluasi menyeluruh.


Kejadian dilaporkan terjadi pada Selasa (23/9/2025). Menurut keterangan regional MBG dan liputan media, 16 siswa dan 1 guru di SDN 12 Benua Kayong mengalami muntah, sesak napas, dan mual setelah menyantap paket MBG — beberapa diantaranya dirujuk dan dirawat di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Dugaan sementara menyorot menu ikan hiu / nugget ikan hiu yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mitra setempat.

Pihak regional MBG Kalbar menyatakan operasional SPPG Dapur Mitra Mandiri 2 dihentikan sementara dan kepala dapur dinonaktifkan sambil menunggu investigasi. Pihak kesehatan setempat sedang melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel makanan untuk uji laboratorium. Pemeriksaan awal juga menyorot kemungkinan bahwa jenis ikan yang jarang dikonsumsi oleh anak-anak menjadi faktor pemicu.

Kasus Ketapang datang di tengah serangkaian insiden keracunan makanan yang terkait program MBG di berbagai daerah — dari Jawa Barat hingga Banggai dan Garut — yang menurut laporan internasional dan media sudah menimpa ribuan siswa sejak program ini berjalan. Laporan Reuters bahkan menyebut puluhan ribu hingga beberapa ribu kasus dilaporkan di beberapa provinsi, sehingga sebagian NGO menyerukan penangguhan sementara program untuk evaluasi keselamatan pangan.

Orang tua menyatakan panik dan menuntut jas rehabilitasi serta evaluasi menyeluruh. Seorang wali murid menyebutkan bagaimana anaknya tiba-tiba muntah di sekolah dan segera dilarikan ke puskesmas; orang tua menuntut agar menu dikaji ulang sesuai kebiasaan konsumsi lokal. Sekolah dan dinas terkait menyatakan komitmen menunggu hasil laboratorium dan memberi prioritas keselamatan murid.

Baca juga

Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan Kapolres tekankan, Peran Masyarakat Sanggat Penting 
Gubernur Kalbar Berkunjung Ke Stand Sanggau MTQ Di Ketapang
Kontras Industri Alumina di Ketapang: TKA Tiongkok Jadi ‘Raja’, Nelayan Lokal Jadi Kuli
  • Keamanan pangan & SOP dapur mitra: apakah standar sanitasi, rantai dingin, dan pelatihan pengelola SPPG sudah dipenuhi? Kasus-kasus serupa sebelumnya menemukan kegagalan di pengelolaan bahan baku dan distribusi.

  • Kesesuaian menu lokal: pemilihan bahan yang jarang dikonsumsi oleh anak sekolah berpotensi memicu reaksi atau ketidaksukaan, dan dalam kasus tertentu memicu gangguan pencernaan.

  • Pengawasan & akuntabilitas: orang tua dan NGO mendesak transparansi proses verifikasi mitra dapur, termasuk audit reguler dan sertifikasi keamanan pangan.


  • Kepala Regional MBG Kalbar, Agus Kurniawi, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyebut pemilihan bahan sebagai salah satu titik pemeriksaan dalam investigasi.

  • Sejumlah NGO dan kelompok kesehatan menyarankan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen MBG, dengan beberapa pihak menyerukan penangguhan sementara di daerah yang rawan sampai standar pangan terjamin. Laporan internasional juga menyorot pola insiden berulang yang perlu investigasi nasional.


Insiden di Ketapang menambah tekanan pada program MBG yang menjadi prioritas pemerintah untuk menurunkan stunting dan meningkatkan gizi anak. Untuk meredam krisis kepercayaan publik, langkah yang direkomendasikan para ahli dan NGOs meliputi:

- Advertisement -
  1. Pengujian laboratorium independen terhadap sampel makanan; hasil harus dipublikasikan.

  2. Audit operasional SPPG: sanitasi, pelatihan staf, rantai pasok dingin.

  3. Penyesuaian menu berdasarkan kebiasaan konsumsi lokal dan uji alergi/reaksi.

  4. Transparansi & komunikasi publik: perbaiki alur komunikasi dengan orang tua dan sekolah.

TAG:Keracunan MBGMBG KetapangSiswa dan Guru Ketapang
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Paolus Hadi Dorong Imigrasi Entikong Perkuat Program Desa Binaan
Gali Potensi PAD, Bapenda Sanggau Pantau Langsung Transaksi di Rumah Makan dan Hotel
Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR

Berita Menarik Lainnya

Jaga Profesionalisme, Bupati Ketapang Larang ASN Bikin Konten Medsos Pakai Seragam Dinas Saat Jam Kerja
3 bulan lalu
Jajaran Polres Ketapang Tangkap Pengedar Narkoba di Desa Bayam Raya Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang
2 tahun lalu
127 Peserta ikut Turnamen Menembak se-Kalimantan Barat, Di Sanggau
4 tahun lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar