Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Bupati Yohanes Ontot Beri Materi di Latsar CPNS Sanggau Angkatan Terakhir
    10 jam lalu
    Dukung Kebijakan Pemerintah, Warga Meliau Distribusikan BBM ke Pedalaman
    14 jam lalu
    Elpiji 3 Kg Langka di Sanggau, Harga Tembus Rp40 Ribu di Tingkat Pengecer
    20 jam lalu
    Jaga Soliditas Organisasi, Pemuda Katolik Komda Kalbar Gelar Visitasi ke Komcab Sanggau
    3 hari lalu
    Diterjang Banjir, Relawan Pertamina Terobos Akses Maut Demi Selamatkan Stok BBM Bireuen!
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Mahasiswa Turun Lagi: ‘17+8’ Ditagih — Menkeu Baru Diminta Mundur
Nasional

Mahasiswa Turun Lagi: ‘17+8’ Ditagih — Menkeu Baru Diminta Mundur

VIVM
Diperbarui: 09/09/2025 22:37
VIVM
3 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 9 September 2025 — Gelombang aksi mahasiswa kembali memusatkan perhatian di Gedung DPR/MPR hari ini. Massa dari berbagai kampus—dipimpin BEM UI, BEM UIN, BEM UNPAD dan aliansi mahasiswa lain—menyerahkan secara langsung dokumen tuntutan “17+8 Tuntutan Rakyat” sekaligus menagih janji DPR. Dalam aksinya, mereka juga menuntut pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru dilantik dan dinilai “meremehkan” aspirasi rakyat setelah pernyataannya soal 17+8 viral.

“17+8” adalah rangkuman tuntutan yang disusun oleh koalisi civil society dan gerakan mahasiswa selama gelombang protes Agustus 2025: 17 tuntutan jangka pendek (harus dipenuhi cepat—mis. pembentukan tim independen investigasi korban kekerasan, pembekuan kenaikan tunjangan DPR, jaminan hak berkumpul) dan 8 tuntutan jangka panjang (reformasi struktural—mis. reformasi perpajakan, reforma partai politik, reformasi sektor keamanan). Gerakannya cepat viral dan menjadi pedoman aksi mahasiswa di berbagai daerah.

Massa tiba siang dan mendesak agar DPR segera mengeluarkan kebijakan konkret sesuai 17+8. Aksi relatif tertib: orasi, pembacaan tuntutan, penyerahan dokumen, serta pemasangan spanduk. Namun beberapa momen memanas saat mahasiswa mengecam respons DPR yang dinilai lamban dan alat peredam yang cuma “seremonial”. Beberapa perwakilan mahasiswa sempat diterima oleh anggota DPR untuk dialog singkat.

Tuntutan mundur terhadap Menkeu Purbaya muncul setelah pernyataan publiknya yang menyebut (dan kemudian meluruskan/memaafkan diri) bahwa tuntutan 17+8 adalah “suara sebagian kecil rakyat” — ucapan yang dianggap merendahkan gerakan massa dan mengabaikan penderitaan ekonomi rakyat. BEM UI secara tegas menyatakan bahwa pelantikan Purbaya “menyakitkan” dan menuntut agar Presiden mencopot Menkeu demi meredam krisis kepercayaan publik.

Parlemen sudah merilis respons awal: DPR pada 5 September mengeluarkan keputusan enam poin sebagai jawaban darurat terhadap 17+8 — termasuk pembekuan tunjangan perumahan anggota DPR dan penghentian kunjungan kerja luar negeri non-esensial. Namun para mahasiswa menilai keputusan itu belum memenuhi substansi tuntutan dan banyak yang hanya bersifat administratif/retoris. Pemerintah menyatakan akan menindaklanjuti beberapa tuntutan, tetapi juga memperingatkan agar aksi berjalan damai.

Baca juga

Pemangkou Poyo Tono Hibun ikuti Diskusi Khusus Terpumpun (DKT) untuk Menyusun Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah
PT.KBP Di Demo 5 Desa Kecamatan Belitang Hulu, Polres Sekadau Siapkan 159 Personel
Imigrasi Sanggau Sebagai UPT Gelar Rapat Tim PORA di Kabupaten Sintang

Di media sosial, tagar yang mendukung tuntutan mahasiswa menyebar luas — tokoh publik, influencer, dan aktivis diaspora ikut mengampanyekan ringkasan 17+8. Sebaliknya, ada juga narasi yang memperingatkan soal gangguan ekonomi bila tuntutan dipenuhi tanpa kajian rinci. Perdebatan ini menambah tekanan politik di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar yang sensitif pada perubahan kabinet baru-baru ini.

- Advertisement -
TAG:Menkeu Baru di minta mundurPenuhi 17+8Unjuk Rasa Mahasiswa
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Pendaftaran Calon Ketua DPD MABT Sanggau Resmi Dibuka, hingga 17 November
Bukan Cuma Tilang! Pesan Penting Kasat Lantas Sanggau di Operasi Zebra Kapuas
Paolus Hadi Terima Kunjungan KERABAT Sanggau, Siap Dukung Pagelaran Budaya Batak Lima Sub Suku
Angin Puting Beliung Luluh Lantakkan Tiga Atap Ruko di Parindu, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
Pasangan Pengedar Narkoba Diciduk Polisi, Modus Kontrakan Jadi Gudang Barang Haram

Berita Menarik Lainnya

Jembatan Putus Tak Jadi Halangan! Pertamina Patra Niaga dan Warga Aceh Gotong Royong Salurkan LPG
3 hari lalu
Pertamina dan Pemkot Banda Aceh Jual Gas Elpiji 3 Kg Murah di 4 Titik Operasi Pasar
5 hari lalu
Pemulihan Pasca Bencana: Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Aceh Pastikan Penyaluran BBM-LPG di Aceh Normal
5 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Kerahkan Armada Darat, Laut, dan Udara Percepat Pemulihan Energi Pasca-Bencana Sumatera
5 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar