Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Foto Istimewa :Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ICDN Kalimantan Barat
    Perkuat Sinergi, Rektor Untan Sambut Audiensi Pengurus DPW ICDN Kalbar
    3 hari lalu
    Sokong Ekonomi Sirkular, Program FOLUR Sanggau Latih Warga Olah Limbah Sawit dan Kembangkan Ekowisata
    3 hari lalu
    Sabet Penghargaan Desa Patuh Pajak Kendaraan, Desa Tri Mulya Jadi Teladan di Kabupaten Sanggau
    3 hari lalu
    Putra Dayak Kalbar Harumkan Nama Daerah, Sutrisno Tabeas Resmi Jabat Kajari Ngada NTT
    3 hari lalu
    Amankan Warga Landak, Tim Jibom Gegana Musnahkan Granat Nanas Sisa Perang
    6 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Mahasiswa Turun Lagi: ‘17+8’ Ditagih — Menkeu Baru Diminta Mundur
Nasional

Mahasiswa Turun Lagi: ‘17+8’ Ditagih — Menkeu Baru Diminta Mundur

VIVM
Diperbarui: 09/09/2025 22:37
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 9 September 2025 — Gelombang aksi mahasiswa kembali memusatkan perhatian di Gedung DPR/MPR hari ini. Massa dari berbagai kampus—dipimpin BEM UI, BEM UIN, BEM UNPAD dan aliansi mahasiswa lain—menyerahkan secara langsung dokumen tuntutan “17+8 Tuntutan Rakyat” sekaligus menagih janji DPR. Dalam aksinya, mereka juga menuntut pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru dilantik dan dinilai “meremehkan” aspirasi rakyat setelah pernyataannya soal 17+8 viral.

“17+8” adalah rangkuman tuntutan yang disusun oleh koalisi civil society dan gerakan mahasiswa selama gelombang protes Agustus 2025: 17 tuntutan jangka pendek (harus dipenuhi cepat—mis. pembentukan tim independen investigasi korban kekerasan, pembekuan kenaikan tunjangan DPR, jaminan hak berkumpul) dan 8 tuntutan jangka panjang (reformasi struktural—mis. reformasi perpajakan, reforma partai politik, reformasi sektor keamanan). Gerakannya cepat viral dan menjadi pedoman aksi mahasiswa di berbagai daerah.

Massa tiba siang dan mendesak agar DPR segera mengeluarkan kebijakan konkret sesuai 17+8. Aksi relatif tertib: orasi, pembacaan tuntutan, penyerahan dokumen, serta pemasangan spanduk. Namun beberapa momen memanas saat mahasiswa mengecam respons DPR yang dinilai lamban dan alat peredam yang cuma “seremonial”. Beberapa perwakilan mahasiswa sempat diterima oleh anggota DPR untuk dialog singkat.

Tuntutan mundur terhadap Menkeu Purbaya muncul setelah pernyataan publiknya yang menyebut (dan kemudian meluruskan/memaafkan diri) bahwa tuntutan 17+8 adalah “suara sebagian kecil rakyat” — ucapan yang dianggap merendahkan gerakan massa dan mengabaikan penderitaan ekonomi rakyat. BEM UI secara tegas menyatakan bahwa pelantikan Purbaya “menyakitkan” dan menuntut agar Presiden mencopot Menkeu demi meredam krisis kepercayaan publik.

Parlemen sudah merilis respons awal: DPR pada 5 September mengeluarkan keputusan enam poin sebagai jawaban darurat terhadap 17+8 — termasuk pembekuan tunjangan perumahan anggota DPR dan penghentian kunjungan kerja luar negeri non-esensial. Namun para mahasiswa menilai keputusan itu belum memenuhi substansi tuntutan dan banyak yang hanya bersifat administratif/retoris. Pemerintah menyatakan akan menindaklanjuti beberapa tuntutan, tetapi juga memperingatkan agar aksi berjalan damai.

Baca juga

Konflik PWI Menuju Titik Terang: Dewan Pers Dukung Kongres Persatuan dan Harapkan Putusan Bijak dari Pengadilan
Menu MBG Bisa Bahaya? Hasil Lab Terbaru & Ulasan Mantan Dir. WHO soal Risiko Makanan
Kapolres Sekadau Sampikan Hasil Penegakan Hukum Selama Tahun 2022

Di media sosial, tagar yang mendukung tuntutan mahasiswa menyebar luas — tokoh publik, influencer, dan aktivis diaspora ikut mengampanyekan ringkasan 17+8. Sebaliknya, ada juga narasi yang memperingatkan soal gangguan ekonomi bila tuntutan dipenuhi tanpa kajian rinci. Perdebatan ini menambah tekanan politik di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar yang sensitif pada perubahan kabinet baru-baru ini.

- Advertisement -
TAG:Menkeu Baru di minta mundurPenuhi 17+8Unjuk Rasa Mahasiswa
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Paolus Hadi Dorong Imigrasi Entikong Perkuat Program Desa Binaan
Gali Potensi PAD, Bapenda Sanggau Pantau Langsung Transaksi di Rumah Makan dan Hotel
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
Perkuat Sinergi, Kapolsek Jangkang Baru Ajak Forkopimcam Ngopi Bareng

Berita Menarik Lainnya

KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
1 minggu lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
1 minggu lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
1 minggu lalu
Sinergi PLN IP UBP Sanggau dan PMI: Gelar Donor Darah di Momen Hari Kartini
2 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar