Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Gandeng Lintas Instansi dan Tokoh Agama, Tim PAKEM Sanggau Fokus Deteksi Dini Aliran Keagamaan
    3 hari lalu
    Sinergi Nyata di Perbatasan! PT GKM, Pemdes, dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Penghubung Sotok–Pengadang
    5 hari lalu
    Target 5 Besar Porprov Kalbar 2026, Atlet Sanggau Digembleng Maksimal di 35 Cabor
    6 hari lalu
    Sanggau Bidik Juara! Kontingen Porprov XIV Kalbar 2026 Resmi Dilepas, Bupati Yohanes Ontot Kobarkan Semangat Tempur Ukir Sejarah
    6 hari lalu
    Kapolres Sanggau Gelar Minggu Kasih di GEPEMBRI, Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas
    6 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > DPR Sahkan APBN 2026: Anggaran Rp3.842,7 T, Defisit 2,68% — Prioritas Infrastruktur, Pendidikan, dan Pertahanan
Nasional

DPR Sahkan APBN 2026: Anggaran Rp3.842,7 T, Defisit 2,68% — Prioritas Infrastruktur, Pendidikan, dan Pertahanan

VIVM
Diperbarui: 24/09/2025 8:34
VIVM
1 tahun lalu
Bagikan

Rabu, 24 September 2025 – DPR RI resmi mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi Undang-Undang setelah melalui pembahasan komprehensif antara pemerintah dan Badan Anggaran. Postur APBN yang disahkan memperlihatkan total belanja negara di kisaran Rp3.842,7 triliun dengan target penerimaan sekitar Rp3.153–3.148 triliun dan defisit yang dipatok di kisaran 2,68%–2,48% dari PDB tergantung pada revisi akhir — menandai peningkatan ruang fiskal untuk program sosial, pendidikan, serta penambahan alokasi pertahanan.

Konten
Fokus kebijakan dalam APBN 2026Implikasi ekonomi & reaksi pasarSuara DPR, Pemerintah, dan Pengamat

  • Total belanja negara: sekitar Rp3.842,7 triliun (angka pembahasan DPR).

  • Target penerimaan negara: sekitar Rp3.147–3.153,6 triliun menurut dokumen pemerintah.

  • Fisikal defisit: disepakati di kisaran 2,68% dari PDB (komite DPR) — masih di bawah batas hukum 3% PDB.

  • Prioritas belanja: peningkatan alokasi untuk program makan/nutrisi sekolah dan ibu hamil (program makan gratis hampir mendekati Rp335 triliun menurut beberapa laporan), kenaikan belanja pertahanan signifikan (~Rp335,3 triliun), serta lonjakan alokasi kesehatan dan pendidikan.

(Perbedaan kecil antar sumber muncul karena pembahasan anggaran yang dinamis—angka akhir disahkan oleh Paripurna DPR dan dipublikasikan oleh Kemenkeu/Setneg.)


Pembahasan DPR menaikkan beberapa postur belanja dibanding usulan awal. Komite anggaran mencatat kenaikan belanja total dan penyesuaian alokasi ke pemerintah daerah untuk mengurangi potensi beban fiskal di tingkat lokal — langkah yang menyikapi keluhan kepala daerah soal pemangkasan transfer. Di sisi pendapatan, target dinaikkan sedikit untuk menyeimbangkan perubahan alokasi ini.


Fokus kebijakan dalam APBN 2026

  1. Pemberdayaan industri dan hilirisasi: APBN diarahkan untuk mendukung revitalisasi industri tekstil, pertanian, dan energi agar mengurangi impor bahan pokok dan meningkatkan nilai tambah domestik.

  2. Program sosial & gizi: Perluasan program makan gratis untuk anak sekolah dan ibu hamil mendapatkan alokasi signifikan sebagai upaya peningkatan gizi dan pencegahan stunting.

  3. Pertahanan & keamanan: Alokasi pertahanan meningkat tajam (laporan menyebut kenaikan ~37% pada belanja pertahanan), mencerminkan prioritas keamanan dan modernisasi alutsista.

  4. Kesehatan & pendidikan: Kenaikan alokasi kesehatan (angka-laporan menyebut sekitar Rp244 triliun dalam RAPBN) serta fokus pada revitalisasi sekolah dan program pendidikan.


Implikasi ekonomi & reaksi pasar

Investor menaruh perhatian pada keseimbangan antara peningkatan belanja dan pertahankan disiplin fiskal: defisit di bawah 3% masih memberi sinyal bahwa pemerintah menjaga batas aturan fiskal, tetapi pasar juga memperhatikan stabilitas politik dan manajemen utang, terutama setelah dinamika pergantian pejabat ekonomi yang sempat terjadi. Reuters dan analis menyoroti bahwa APBN ini adalah paket fiskal awal pemerintahan Prabowo yang menyeimbangkan program populis dan stabilitas makro.


Suara DPR, Pemerintah, dan Pengamat

Dalam rapat paripurna, perwakilan pemerintah menegaskan APBN 2026 dibuat untuk mendorong transformasi ekonomi dan memperkuat jaring pengaman sosial. DPR menekankan kebutuhan agar dana transfer ke daerah tidak menyusut drastis, sehingga pelayanan publik di daerah tidak terganggu. Pengamat fiskal mengapresiasi defisit yang masih konservatif, namun mengingatkan pada kebutuhan peningkatan penerimaan jangka panjang agar belanja prioritas bisa berkelanjutan.

Baca juga

Diduga Sejumlah Alat Untuk Propaganda di temukan Petugas Saat Membebaskan Pilot Susi Air
Paolus Hadi Bangga Sanggau Miniatur Indonesia Wajib di Jaga
Pemulihan Pasca Bencana: Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Aceh Pastikan Penyaluran BBM-LPG di Aceh Normal
TAG:RUU APBN 2026
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Imigrasi Sanggau Deportasi 11 WN Tiongkok, Paolus Hadi: Ketegasan Hukum Harus Dijaga!
DPM Pemdes Sanggau Wanti-wanti BPD dan Panitia Pilkades 2027: Jaga Transparansi dan Bebas Diskriminasi
Sosialisasi 4 Pilar di Rumah Betang Dori’ Mpulor, Paolus Hadi Dorong Percepatan Pengakuan Masyarakat Adat Sanggau
Paolus Hadi Dorong Pembentukan Masyarakat Sadar HAM di Sanggau Melalui Implementasi P5HAM
Konsolidasi Pers Daerah: Suhardi Pimpin Pokja PWI Sanggau, Ya’ Syahdan Nakhodai Landak

Berita Menarik Lainnya

Nestapa Satwa Dilindungi di Tengah Karhutla Kayong Utara, Bangkai Orangutan Ditemukan di Kebun Warga
1 minggu lalu
Soroti Modus Ransomware hingga Deepfake di Lemhannas, Kapolri Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Berantas Kejahatan Digital
1 minggu lalu
Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
5 bulan lalu
KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
6 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar